Kabar Nasional – ABG Dipukuli Warga Saat Mencoba Memperkosa Ibu Muda

 

Kasus pemerkosaan merupakan kasus yang sedang marak terjadi di Indonesia. Tingkat kejahatan tersebut sangat memberikan efek samping yang sangat buruk untuk para korbannya. Tidak banyak korban pemerkosaan yang selamat, namun juga banyak sekali pelaku yang tertangkap dan dihakimi oleh warga sekitar.

Seperti yang terjadi di daerah Bengkulu, seorang ABG nekat memperkosa seorang ibu muda berinisial LN (26). Diketahui pelaku terdiri dari dua orang remaja, aksi kejahatan dilakukan setelah keduanya menonton film porno.

Kedua pelaku tersebut adalah IB dan FI (18), yang diketahui masih menjadi murid di salah satu SMK di Kabupaten Seluma, Provinsi Bengkulu. Kedua pelaku ABG tersebut harus berurusan dengan aparat dan juga menanggung malu akibat aksi bejatnya tersebut. Seorang warga Desa Tangga Batu, Kecamatan Seluma Selatan yaitu Munawar menjelaskan bahwa kejadian tersebut berawal ketika kedua korban mengetahui bahwa suami korban LN sedang tidak ada dirumah, ia pergi keladang yang tak jauh dari rumahnya pada Senin (22/8) dini hari. Merasa keadaan aman, kedua pelaku langsung membuka baju dan menutupi kepalanya dan hanya terlihat matanya saja.

Kedua pelaku memiliki tugas yang berbeda-beda. IB yang saat itu bertugas untuk mencongkel  jendela kamar korban, sedangkan IF mematikan meteran lampu rumah korban. Dan saat itulah kedua korban mulai masuk kedalam kamar mandi, setelah itu mulai memperkosa korban. Dengan spontan korban pun langsung berteriak minta tolong. Warga sekitar yang mendengar teriakan langsung mendatangi rumah korban dan mengepung kedua pelaku tersebut.

Pelaku IB yang berhasil ditangkap langsung mendapatkan pukulan dari warga sekitar hingga babak belur. Sedangkan IF berhasil melarikan diri menuju hutan. Saat ini pelaku yang sudah tertangkap warga langsung diserahkan ke Malposek untuk mendapatkan hukuman yang setimpal. Pihak kepolisian akan tetap mencari satu pelaku yang melarikan diri. Pihak kepolisian juga sudah mengidentifikasi dan segera akan dipanggil untuk mempertanggung jawabkan kejahatan yang mereka lakukan. Dalam kasus ini kedua pelaku tersebut masih berstatus pelajar, dan para orangtua pelaku sudah mendapatkan pemberitahuan tentang kedua anaknya tersebut.

“Semoga dengan adanya pemberitahuan tersebut, para orangtua pelaku segera menyerahkan anaknya untuk diproses lebih jauh lagi, untung saja korban belum sempat mereka perkosa” kata Munawar, Senin (22/8).

Be Sociable, Share!