Kabar Nasional – Ahli Tulang: Masih Belum ada Obat Bagi Sulami

 

Sulami telah mengalami kekakuan hampir pada seluruh persendian yang ada di tubuhnya. Seorang ahli kedokteran tulang pun mengungkapkan bahwa sampai dengan saat ini, masih belum terdapat obat yang memang secara khusus mampu menyembuhkan penyakit yang telah dialaminya.

Pamudji Utomo selaku Dokter Spesialis Ortopedi Traumalogi pada Rumah Sakit Ortopedi Prof Dr Soeharso, Solo telah memaparkan bahwasannya Suami telah mengalami Ankilosing spodilitis, yakni kekakuan yang telah dimulai pada tulang belakang lalu mampu menjalar menuju sendi yang berada di sekitar bahu, lutut, tangan atau pun kaki. Dimana secara umum disebut dengan bamboo spine sebab tulang belakang telah mengeras kaku layaknya sebuah bambu.

“Pada mulanya, rasa kaku telah terjadi pada pagi hari lalu akan terus merasakan nyeri serta keterbatasan pada gerak. Penyebabnya memang masih belum jelas diketahui, tetapi terdapat faktor genetis serta faktor keturunan. Biasanya berawal dari orang tua yang sudah terkena, lalu kemungkinan bisa menurun tetapi juga ada sejumlah kemungkinan yang tidak menurun,” jelas Pamudji ketika ditemui pada Senin 23/1/2017.

Penyakit yang seperti itu, mampu mengakibatkan kaku di hampir semua persendian. Tetapi ada pula yang telah menyerang secara parsial di bagian tulang punggung bawah aja. Hal tersebut telah ditandai dengan tak mampu menggerakkan punggung dengan lentur, missal untuk membungkuk atau miring.

Tetapi juga tidak menutup kemungkinan akan menyerang juga di bagian panggul dan menyebabkan gangguan gerak yang disertai dengan rasa nyeri. Namun kondisi seperti ini memang jarang ditemukan.

“Penyebabnya sendiri sebenarnya masih belum diketahui secara pasti, sehingga langkah untuk pencegahannya pun tidak spesifik. Namun selama ini, obat yang secara spesifik telah diberikan memang masih belum ada. Sehingga hanya diberikan dengan obat anti inflamasi ataupun anti radang serta latihan guna mempertahankan persendian supaya bisa tetap lentur serta mampu untuk bergerak,” imbuhnya.

Salah satu upaya yang bisa menghambat maupun memperlambatnya ialah dengan melatih persendian yang memang mampu digerakkan. Kemudian juga dengan posisi tidur yang tidak membungkuk serta posisi duduk yang tidak melengkung.

Be Sociable, Share!