Kabar Nasional – Anggota Polisi Dipecat Terbukti Memiliki Narkoba

 

Narkoba kali ini menjerat seorang anggota polisi bernama Bripka Abdus Salam (36). Akibat dari keterkaitannya dengan barang haram tersebut, Bintara Polsek Katarih, Serdang Bedagai, Sumut memberhentikannya dengan cara yang tidak hormat.

Bripka Abdus Salam mendapatkan pidana penjara karena memiliki 71 butir pil ekstasi. Dari penjelasan Kasubag Humas Polres Sergap yaitu AKP Jasmoro, Bripka Abdus Salam mendapatkan Putusan Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH), dilakukan dalam persidangan kode etik yang telah dimimpin oleh Wakapolres Sergai Kompol Irma Ginting di dalam ruang Aula Patria Tama Polres Sergai pada Kamis (8/9).

Dengan pandangan tertunduk Bripka Abdus Salam mendengarkan keputusan. Dalam kasus ini ia ditetapkan telah melanggar Pasal 12 ayat 1 huruf a serta PP RI no 1 Tahun 2003, yang berkaitan dengan Pemberhentian Anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia.

“Seorang Anggota Polri  yang telah diberhentikan dengan tidak hormat oleh dinas Polri jika dipidana penjara berdasarkan keputusan pengadilan yang memiliki kekuatan hukum tetap serta dari pertimbangan beberapa pejabat yang berwenang tidak akan dipertahankan untuk dapat tetap dalam dinas kepolisian Negara Republik Indonesia”, tegas Jasmoro.

Pada Rabu (24/6), Majelis hakim Pengadilan Negeri Tebing Tinggi akan memberikan hukuman kepada Bripka Abdus Salam dengan pidana penjara 8 tahun lamanya serta denda uang senilai 800 juta subsider 3 bulan kurungan penjara. Dalam kasus ini Bripka Abdus Salam telah melanggar Pasal 112 ayat 2 UU No 35 Tahun 2009. Ia pun terbukti serta membenarkan bahwa ia telah memiliki narkotika golongan I dan bukan merupakan tamanan yang memiliki berat 5 gram lebih.

Diketahui bahwa Bripka Abdus Salam ditangkap oleh personel Narkoba Polresta Tebing pada tanggal 21 November 2014.  Saat itu ia sedang berada di kediaman seorang bandar narkoba dijalan Cempaka, Tebing Tinggi. Ketika digeledah terdapat 71 butir pil ekstasi yang berwarna hijau pada saku celana yang saat itu ia kenakan.

Kasus yang membuatnya harus diberhentikan tersebut langsung dibawa ke meja hijau persidangan. Dalam pernyataan Jasmoro, salah seorang anggota polisi yang telah terbukti memakai dan bersentuhan dengan narkoba wajib untuk dilakukan pemecatan.

Be Sociable, Share!