Kabar Nasional – Apabila Memiliki Kewenangan, Antasari pun Akan Membongkar Kasusnya

 

Antasari Azhar selaku mantan Ketua KPK saat ini telah merayakan kebebasannya setelah selama tujuh setengah tahun berada di dalam jeruji besi. Dorongan sudah muncul supaya Antasari segera mengungkapkan kebenaran terkait dengan kasus yang telah membuatnya dijebloskan ke dalam penjara. Kasus yang menimpa Antasari ialah kasus atas pembunuhan pada Nasruddin Zulkarnaen.

Tetapi Antasari lebih memilih untuk bisa mengendapkan dirinya terlebih dulu sebelum nantinya akan menuntaskan dari pengungkapan kasus yang sudah dimulai ketika dirinya masih menjadi pemimpin di KPK yang lalu. Saat ini dirinya akan beristirahat dalam waktu 3 bulan.

“Apabila bertanya tentang hal itu, maka ulangi pertanyaan tersebut tiga bulan lagi. Saat ini saya sedang beristirahat, membayar nazar ziarah ke makam orang tua serta leluhur saya. Hal itulah yang akan saya laksanakan terlebih dahulu. Selanjutnya pada Januari selanjutnya saya akan umroh. Baru setelah umroh, kita akan membicarakan hal itu. Saat ini, masih terlalu dini untuk membicarakan hal itu,” ungkap Antasari selepas syukuran yang dilangsungkan pada Hotel Grand Zudi di Tangerang Selatan pada Sabtu 26/11/2016.

Tiga bulan setelah hari bebas bersyarat, dirinya pun akan menyusun sebuah langkah untuk membongkar kasus tersebut. dirinya pun mengaku tidak akan takut untuk mengungkapkan kebenarannya.

“Saya takut kepada siapa? Saya pun telah menjalani kurungan penjara selama tujuh setengah tahun. Lantas, apakah yang saya takutkan? Hanya nanti itu akan ada waktunya. Kita pun memerlukan taktik, perlu ada strategi,” imbuh Antasari.

Taktik jitu tersebut, memang perlu dirumuskan agar tidak gagal pada tengah perjalanan. Mengenai kekuatan dirinya, bukanlah sebuah kekuatan yang istimewa pada mata hukum. Dirinya pun hanya akan menjalani pengungkapan kasus tersebut sesuai dalam koridor hukum.

“Ada satu hal lagi, apabila saya memiliki kewenangan pada hari ini, mungkin saja telah saya bongkar. Namun saya tak memiliki kewenangan. Kita pun harus tetap melalui sebuah lembaga yang formal. Apabila lembaga tak formal, itu tak akan mau? Kita pun harus melewati upayanya lagi, ya pelan – pelan dong. Ibarat sedang mencari jarum di tumpukan jerami,” jelas Antasari.

Memang saat ini  Antasari sudah tak memiliki kewenangan. Tetapi pada acara yang berlangsung pada hari ini, terlihat Jusuf Kalla sampai Yasonna Laoly yang telah hadir dalam acara syukuran. JK pun telah mendorong bahwa kebenaran dari kasus tersebut haruslah diungkap. Antasari pun semakin bersemangat untuk membongkarnya setelah mendapatkan dukungan dari eIit pemerintahan.

Be Sociable, Share!