Kabar Nasional – Banyuwangi Siap Kembangkan Lahan 190 Ha untuk Cabai

 

Pemerintah Kabupaten Banyuwangi beserta Kementrian Pertanian telah melakukan pengembangan pada kawasan aneka cabai yang terdapat di Banyuwangi. Bersama para petani, kedua belah pihak pun sepakat untuk mengembangkan dua varian atau dua jenis cabai, yaitu cabai besar dan cabai rawit. Tidak tanggung – tanggung, total kawasan untuk ditanami cabai tersebut mencapai 190 hektar.

Abdullah Azwar Anas selaku Bupati Banyuwangi mengungkapkan bahwa Program pengembangan kawasan cabai tersebut telah ditetapkan pada 16 kecamatan, dimana total kawasan lahan tersebut mencapai 190 ha. Dimana pada rinciannya, 75 hektar akan ditanami dengan cabai rawit sedangkan 115 hektar akan ditanami dengan cabai besar.

“Program ini telah berjalan dalam waktu 3 bulan ini, kita pun masih terus mengawalnya. Kita telah memetakan 9 kecamatan untuk sentra pengembangan cabai besar, yakni Srono, Gambiran, Cluring, Singojuruh, Siliragung, Songgon, Sempu, Genteng dan Kalibaru. Sedangkan untuk sentra pengembangan cabai rawit meliputi 8 kecamatan diantaranya Cluring, Purwoharjo dan Wongsorejo,” kata Anas para Rabu 2/11/2016.

Pemkab Banyuwangi pun telah memberikan sejumlah sarana dan prasarana untuk menunjang program ini. Teknologi pertaningan, pemberantasan hama organic, pemberian pupuk, dan juga membuka sekolah lapang yang ditujukan kepada para petani. Hal ini tentu saja demi mewujudkan Banyuwangi sebagai produsen cabai paling besar di provinsi Jawa Timur, mungkin nanti bisa juga akan berkembang hingga terbesar di Pulau Jawa.

“Kami pun telah menerjunkan 174 PPL (Petugas Penyuluh Lapangan) yang terdiri dari 50 THL Kementan serta 124 PPL Pemkab Banyuwangi. Kemarin saya telah mengumpulkan semua PPL agar mengawal dari program ini serta program – program yang terkait dengan pertanian yang lain. Ini pun harus bisa sukses,” tegas Anas.

Tidak hanya itu saja, dari sisi infrastruktur, Pemkab Banyuwangi pun telah memfasilitasi berupa saluran irigasi.

Guna mendukung pelaksanaan dari pengembangan tanaman cabai ini, pihak Dispertan pun telah melibatkan kurang lebih 24 keIompok tani. Kini, penanaman cabai pun bisa dilakukan pada musim kemarau, sebab sudah ada bantuan dari pemerintah berupa sumur pompa, selain itu juga masih ada swadaya dari para petani.

Be Sociable, Share!

 
1  

Tags

, , ,

Related Posts

  • No Related Posts

About the author