Kabar Nasional – Bareskrim Segera Menentukan Status Sylviana pada Kasus Dana Hibah Pramuka

Direktorat Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Polri segera menentukan status dari Sylviana Murni pada kasus dugaan korupsi dari dana hibat Kwarda atau Kwartir Daerah Pramuka DKI Jakarta pada tahun anggaran 2014 – 2015. Calon Wagub Jakarta nomor urut satu itu diduga telah terlibat dalam kasus dana hibah tersebut. Gelar perkara pun akan segera dilakukan pada waktu dekat ini.

“Pada waktu dekat, penyidik pun akan melakukangelar perkara guna menentukan status dari Sylvi pada kasus ini,” ungkap Brigjen Rikwanto selaku Karopenmas Divisi Humas Polri ketika ditemui di Komplek Maber Polri Jakarta pada Selasa 21/2/2017.

Rikwanto juga mengungkapkan sebelum dilakukan gelar perkara, maka tim penyidik masih menunggu terlebih dahulu hasil audit yang telah dilakukan oleh Badan Pemeriksa Keuangan. Sampai dengan saat ini, hasil dari audit BPK masih belum diberikan hasilnya, apabila hasilnya sudah keluar maka proses selanjutnya akan diteruskan.

“Dana hibah Kwarda itu masih menunggu hasil audit,” ungkapnya.

Jenderal bintang satu tersebut masih belum bisa untuk memastikan kapan hasil audit yang dilakukan oleh BPK itu akan selesai. Tetapi, Rikwanto telah berharap bahwa pada minggu ini hasil audit bisa dirampungkan, sehingga penyidik pun bisa segera menjalani gelar perkara. Apabila bisa segera mendapakan hasil, maka proses selanjutnya pun bisa dilakukan.

“Ya mudah – mudahan saja pada pekan ini,” kata Rikwanto.

Sebelumnya, Direktorat Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Polri telah menaikkan status pada dana hibah Kwarda Pramuka DKI Jakarta pada tahun anggaran 2014 – 2015 telah berada pada tahap penyidikan. Dengan telah ditingkatkannya status penyidikan, itu berarti bahwasannya penyidik telah menemukan kemungkinan adanya unsur tindak pidana ketika dana hibah tersebut telah dikucurkan.

Tidak hanya itu saja, Dittipikor bersama BPK pun sudah melakukan gelar perkara pada kasusdugaan korupsi yang telah melibatkan calon Wakil Gubernur Jakarta tersebut. Nanti, semua hasil pemeriksaan dan juga barang bukti yang telah berhasil dikumpulkan, akan segera diserahkan tim penyidik kepada BPK. Hal itu bertujuan supaya bisa diperkirakan berapakah total kerugaan yang telah dialami negara pada kasus tersebut.

About The Author