Kabar Nasional – Berkas Perkara Ahok Segera Dikirim Ke JPU

 

Pihak dari penyidik Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim akan berencana untuk menyerahkan beberapa berkas perkara pada tahap pertama dengan kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan oleh mantan gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja atau Ahok kepada Kejaksaan Agung.

Rencana penyerahan berkas tersebut akan dilakukan pada Jumat 25 November 2016. Hal tersebut juga dijelaskan oleh Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri yaitu Kombes Martinus Sitompul, bahwa dari hasil penyidik terakhir menjelaskan besok pada hari Jumat, mereka akan melakukan pengiriman berkas perkara kepada jaksa penuntut umum. Ia juga mengatakan bahwa semua hasil penyidik sudah terlihat berkoordinasi dengan para Kejaksaan Agung adanya kasus materi penyidikan. Dengan itu, jaksa penuntut umum akan jauh lebih mudah untuk meneliti berkas perkara yang ada.

“Koordinasi mengenai materi pemeriksaan dengan para saksi dan juga tersangka. Akan ada upaya untuk besok berkas perkara harus segera dikirim ke jaksa penuntut umum (JPU). Jika tidak besok, yang jelas pekan depan adalah waktu paling lambat untuk mengirim”, kata Martinus.

Pihak Bareskrim Polri sebelumnya sudah menggelar perkara atas adanya dugaan penistaan agama yang dilakukan oleh mantan gubernur DKI Jakarta yaitu Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok tersebut. Dan mendapatkan hasil bahwa pihak Bareskrim telah menetapkan Ahok yang menjadi tersangka dalam kasus ini. Hal tersebut juga dijelaskan oleh Kabareskrim Polri Komjen Ari Dono Sukmanto ketika di Mabes Polri, Jakarta, bahwa meski kasus ini tidak bulat, tetapi perkara harus segera diselesaikan dalam peradilan yang bersifat terbuka.

Konsekuensi akan segera ditingkatkan dalam proses penyidikan dengan adanya penetapan Ahok menjadi tersangka. Kasus ini lebih cepat selesai akan semakin baik, agar tersangka dapat segera mempertanggung jawabkan perbuatannya. Pihak Bareskrim Polri akan terus berusaha dengan sebaik mungkin menangani kasus penistaan agama yang dilakukan oleh mantan gubernur DKI Jakarta yaitu Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok. Dalam kasus ini, semua berkas perkara dikerjakan dengan sedetail mungkin untuk diperiksa. Dengan adanya keadaan tersebut Ahok tidak akan mudah untuk mengelak atas dugaan yang telah dilontarkan kepadanya.

Be Sociable, Share!