Kabar Nasional – Bikin Geger, Antasari Seret 3 Orang Dekat SBY (Part I)

 

Mantan Ketua KPK, Antasari Azhar telah buka – bukaan terkait dengan kasus dugaan kriminalisasi kepada diriya. Antasari pun telah menyebutkan ada sejumlah pera dari keluarga Preside Keenam Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono pada kasus yang telah membelitnya selama dirinya menjabat Ketua KPK.

Antasari bukannya tanpa alasan telah meyakini apabila SBY tahu betul kasus yang telah menjerat dirinya. Hal itu karena sebelum kasus yang telah menyeretnya itu muncul, SBY pada waktu itu telah mengririmkan utusan khusus untuk bertemu dengan dirinya.

Mantan Kejati Jakarta Selatan tersebut juga mengungkapkan bahwa utusan SBY yang telah menemuinya merupakan pengusaha Hary Tanoesoedibjo atau biasa dikenal dengan HT. Antasari mengakui apabila HT telah menemuinya pada Mei 2007 di rumahnya pada tengah malam.

“Malam – malam ada orang yang datang ke rumah saya. Orang tersebut Hary Tanoesoedibjo. Dirinya mengaku telah diutus Cikeas, siapakah orang Cikeas? Dirinya telah diminta untuk bilang pada saya agar tidak menaha Aulia Pohan,” jelas Antasari ketika berada di Bareskrim Polri, Jakarta Pusat pada Selasa 14/2/2017.

Pada waktu itu, Antasari tengah menjabat Ketua KPK. Kebetulan, pada waktu itu KPK memang baru saja menetapkan bila Aulia Pohan telah menjadi tersangka pada kasus penarikan dana senilai Rp 100 miliar. Dana tersebut dari Yayasan Pengembangan Perbankan Indonesia.

Tetapi, pesan yang sudah disampaikan oleh HT telah ditolak oleh Antasari. Bahkan HT sempat bilang pada Antasari apabila dirinya bisa saja didepak dari Cikeas apabila misi yang telah diembannya tersebut mengalami kegagalan.

”Saya sudah mengungkapkan bahwa saya tidak bisa sebab ada aturan dari KPK apabila statusnya sudah tersangka, maka harus ditahan,” jawab Antasari atas permintaan HT.

Antasari pun berpesan bila HT telah menyampaikan apa yang sudah terjadi pada pertemuan mereka. Dirinya pun mohon maaf bila tak bisa mengabulkan permintaan dari Cikeas.

“Waduh pak, apabila saya tak memenuhi target, maka saya pun pulang. Saya pun sudah ditunggu ini pak atas laporannya,” ungkap Antasari menirukan ucapan HT pada waktu itu.

Karena tugas yang telah diemban HT dianggap gagal, pihak Cikeas pun akhirnya kembali mengutus nama lain untuk melobi Antasari.

Be Sociable, Share!