Kabar Nasional – Bupati Dan Pegawainya Mangkir Hari Pertama Kerja

 

Bisa di ketahui lebih dari 5.000 pegawai negeri sipil dan juga tenaga kerja kontrak atau lebih dari 30 persen berada di kantor Pemerintah Kabupaten Bekasi Jawa Barat bisa di mengerti tidak masuk di hari pertama masuk kerja setelah lama liburan puasa dan lebaran.

Bahkan dari sang Bupati Neneng Hasanah Yasin yang di ketahui kalau tidak masuk kerja dengan suatu alasan kalau anggota keluarganya dalam keadaan sakit dan tidak bisa di tinggal. Lebih jelasnya anggota keluarga tersebut adalah anaknya sendiri.

Dari jumlah tersebut yang sudah di mengerti berdasarkan data dari Badan Kepegawaian Daerah (BKD) yang berada di kabupaten Bekasi, setelah sudah di laksanakannya inpeksi mendadak yang sudah di pimpin dari Wakil Bupati Rohim Mintareja. Mayoritas PNS dan TKK yang sudah bolos dan tidak memberikan suatu alasan yang lebih jelas.

Sidak tersebut yang sudah di lakukan sejak kantor dinas hingga dari kantor Puskesmas dan kantor Kecamatan yang berada di wilayah Kabupaten Bekasi. Dengan adanya sidak bisa di mengerti, banyaknya PNS dan TKK yang tidak masuk membuat dari pelayanan public semakin terganggu dengan kondisi yang ada saat ini.

Wakil Bupati Rohim Mintareja memberikan suatu janji kalau akan memberikan sanksi tegas sesuai dengan peraturan yang berlaku, kepada dari PNS dan TKK yang harus bisa mangkir kerja di hari pertama setelah liburan lebaran ini.

“Yang di mana mangkir tentunya akan bisa di kenakan sanksi. Kalau dari Bupati sendiri dengan sangat kebetulan ada keluarganya yang di mana kurang sehat maka dari itu tidak bisa untuk masuk,” ujar dari Rohim di saat melakukan sidak yang ada, di hari ini Senin (4/8/14).

Dan ini memang memberikan suatu hal yang memalukan dari para PNS dan TKK yang ada di sana, lebihnya lagi dari sang Bupati yang juga sudah mangkir untuk tidak masuk kerja. Dan alasan yang di gunakan memang tidak benar dan tidak masuk akal.

Be Sociable, Share!