Kabar Nasional – Cerita Dari Korban Penculikan Mahasiswi Universitas Indonesia

 

Ajun Komisaris Besar Audie Latuheru, yang di saat ini menjadi Kepala Satuan Reserse Kriminal (reskrim) Polres Metro Jakarta Selatan baru saja memberikan keterangan dari beberapa pengakuan yang telah disebutkan mahasiswi dari Universitas Indonesia, Jurusan Teknik Arsitektur Fak. Teknik yang telah menjadi korban penculikan, bernama Safira Permatasari (20 tahun). Adapun keterangan dari Safira disebutkan berada di hari Senin lalu (19/10/15).

“Dirinya sangat cerdas sekali. Dia sangat jelas dan ingat semua kejadian yang sudah dialaminya dengan sangat detail,” terang dari Audie Latuheru yang disebutkan kepada wartawan setelah di temui berada di Polres Jaksel, hari kemarin Rabu (21/10/15).

Audi sendiri yang memang sudah berujar, pada saat kembali berada di pelukan orang tuanya, Safira dalam kondisi aman dan masih sehat.

“Para penyekap tersebut yang hanya melaksanakan perintah dari bos atau otak akan tindakan penculikan mereka dan tidak sama sekali untuk melakukan banyak hal-hal di luar tugas mereka,” terang dari Audie Latuheru lagi.

Audie memberikan penjelasan lagi, berdasarkan keterangan pengakuan dari Safira dirinya memang tidak pernah sama sekali disentuh oleh pelaku. Bahkan dari para pelaku penculikan memberikan tempat tidur dengan kondisi yang baik.

“Saya di sana tidak di apa-apain. Malah mereka memberikan tempat tidur yang baik,”terang dari Audie yang menirukan bagaimana pernyataan dari Safira.

Dari keterangan Safira, pada saat hendak untuk menyekap mulutnya para pelaku malah meminta izin terlebih dahulu.

“Aku bekap mulut kamu dahulu ya, nanti aku foto agar bisa di laporkan kepada bos,” terang dari Audie menirukan perkataan dari beberapa penyekap kepada Safira.

Safira yang sudah di culik oleh sekelompok pria yang ada di sekitaran Lenteng Agung pada saat hendak menuju ke kampusnya yang ada di Depok. Para penculik ini meminta uang tebusan besarnya adalah US$1 juta, dan membawa sang korban itu ke puncak, Bogor. Sementara ini ada tiga tersangka sudah di tetapkan polisi.

Be Sociable, Share!