Kabar Nasional – Cinta Bersemi di Facebook, Malah Berujung di Kantor Polisi

 

Kisah cinta sepasang ABG yang masih dibawah umur ini menarik perhatian sebagian besar masyarakat Pontianak, Kalimantan Barat. Cinta yang lekas bersemi malah berujung pada tindakan asusila pencabulan.

Cinta singkat yang dijalani oleh TF dan DH tersebut berawal dari perkenalan lewat media sosial Facebook. Dari perkenalan tersebut, keduanya lantas melakukan komunikasi yang intens. Dari hal itu pula kemudian keduanya merasa cocok satu sama lain dan memutuskan untuk berpacaran.

Akan tetapi, kisang dua sejoli itu malah berujung pada laporan ke aparat polisi. TF yang diduga telah melakukan tindakan asusila pencabulan terhadap DH.

AKP Cucu Safiyudin selaku Kepala Urusan Lipprodok (Liputan Produksi Documentasi) Humas PoIda Kalimantan Barat menuturkan bahwa pihak kepolisian setempat telah menerima laporan terkait tindak asusila pencabulan kepada anak dibawah umur.

“Korban dengan inisial DH masih tercatat sebagai seorang pelajar di SMP kelas 1,” ujar Cucu saat dikonfirmasi di Mapolda Kalbar.

AKP Cucu juga menjelaskan, mengenai kronologi tindak pencabulan tersebut dimulai pada hari Senin siang, 24 April 2017, yang saat itu pamit untuk keluar dari rumah. Akan tetapi sampai esok harinya, DH juga tak kunjung pulang kerumah.

“Ternyata korban saat itu tengah pergi bersama dengan pelaku yang diketahui adalah TF yang dikenal korban melalui media sosial Facebook sekitar satu bulan yang lalu,” tambahnya.

Keesokan harinya, sekitar pukul 20.00 WIB, orang tua DH berhasil menemukan keberadaan anaknya di sekitaran Jalan Sepakat, Kota Pontianak, yang saat itu DH juga sedang bersama TF. Setelah itu Dh langsung dibawa pulang kerumah oleh orang tuanya.

“Sesampai dirumah, korban ditanya dan korban mengaku jika sudah berhubungan badan dengan pelaku yang berinisial TF sebanyak satu kali,” terang Cucu.

Dengar pengakuan anaknya langsung membuat orang tua DH naik pitam, tak menunggu lama orang tua DH langsung melaporkan kejadian yang menimpa anaknya ke kepolisian setempat.

“Dengan diantar kedua orang tuanya, korban langsung dibawa ke Mako Polsek Pontianak Barat. Lantas korban dibawa ke unit PPA Polresta guna dilakukan pemeriksaan dan menjalani visum,” jelas Cucu.

Saat ini PPA Polresta Pontianak tengah mendalami kasus pencabulan ini, sebab keduanya DH dan TF masih dibawah umur.

AKP Cucu memaparkan TF yang juga masih dibawah umur saat ini duduk di kelas 3 SMP itu, akan dijerat menggunakan Pasal 81 ayat 2 dan Pasal 82 Udang – undang No. 35 Thn 2014 terkait tentang Perlindungan Anak.

Be Sociable, Share!