Kabar Nasional – Densus 88 Menangkap Abdurrahman Terkait atas Bom Thamrin

Tim Densus 88 Antiteror Polri telah menangkap terpidana dari kasus terorisme yakni Aman Abdurrahman. Abdurrahman telah ditangkap pada Lapas Nusakambangan, Cilacap apada Minggu 13/8/2017.

Inspektur Jendral Setyo Wasisto selaku Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Polri telah mengatakan apabila Abdurrahman telah ditangkap sebab diduga sudah terlibat pada aksi serangan terror yang terjadi di kawasan Thamrin, Jakarta Pusat 14 Januari 2016 silam.

“(Abdurrahman) sudah diamankan oleh pihak Densus. Dirinya diduga telah terlibat dalam Bom Thamrin,” ungkap Setyo ketika ditemui di Mabes Polri, Jakarta Selatan pada Jum’at 18/8/2017.

Menurut Setyo, Abdurrahman telah diduga ikut berperan dalam memberi ide dalam melaksanakan aksi terror yang bertempat di Thamrin. Setyo juga menambahkan apabila pihaknya pun akan lebih mendalami peran dari Abdurrahman pada perencanaan aksi terror yang terlah terjadi selama era kepemimpinan dari Tito Karnavian yang waktu itu menjabat sebagai Kapolda Metro Jaya.

Setyo mengatakan apabila Abdurrahman pada saat ini telah ditahan pada Markas Korps Brimob Polri di Kelapa Dua untuk menjalani proses pemeriksaan yang lebih lanjut.

Penyidik akan berusaha memanfaatkan waktu yang semaksimal mungkin untuk melakukan penyelidikan terhadap terduga kasus terorisme itu dalam kurun waktu 7 hari. Itu berarti Abdurrahman akan diselidiki sampai Minggu 20/8/2017 mendatang.

“Dirinya yang telah memberikan, mendorong guna melakukan amaliah. Yang kami dalami, apakah dirinya terlibat fisik atau tidak,” ungkap Setyo menceritakan dugaan peran dari Abdurrahman pada aksi terror yang terjadi di kawasan Thamrin.

Sebetulnya Abdurrahman telah dinyatakan bebas karena memperoleh remisi selama 5 bulan pada saat peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke – 72. Abdurrahman merupakan satu – satunya narapidana pada kasus terorisme yang telah menjalani hukuman dan dinyatakan bebas di Jawa Tengah.

“Pada remisi kali ini, satu tahanan teroris telah bebas setelah memperoleh remisi. Dimana yang bersangkutan ialah Aman Abdurrahman, yang telah menjalani hukuman pada Lapas Nusakambangan,” ujar Ibnu Chuldun selaku Kakanwil Kemenkumham Jawa Tengah setelah acara pemberian remisi pada Lapas Kedungpane Semarang pada Kamis 17/8/2017.

Meski pun telah dinyatakan bebas, namun Abdurrahman masih belum bisa menghirup udara bebas sebab penangkapan yang telah dilakukan oleh tim Densus 88 tersebut.

About The Author