Kabar Nasional – Dua Kader Partai Kepergok Suami Sedang ‘Hohohihe’ di Hotel

 

Aksi memalukan yang dilakukan oleh dua orang kader dari salah satu partai besar di Indonesia cukup membuat geger masyarakat Kota Palembang. Yakni NN (35) dan AB (40), anggota dari partai yang berlambang matahari putih dari Kabupaten OKI (Ogan Komering Ilir) Sumatra Selatan itu kepergok sedang selingkuh di salah satu hotel kelas melati yang ada di daerah Dempo Luar, Palembang.

Parahnya lagi, kedua pasangan selingkuh tersebut tertangkap basah oleh suaminya dan keluarga besar NN, pada hari Jumat (18/08/2017), sekitar jam 10.00 WIB. Suami dan keluarga sudah mulai curiga dengan adanya hubungan gelap yang NN sembunyikan selama ini.

Kemudian keluarga dan suami NN langsung membawa pasangan selingkuh ini ke kantor Polresta Palembang. Kasus aksi selingkuh ini lalu ditangani oleh Unit PPA (Pelayanan Perempuan dan Anak) Polresta Palembang. NN yang tertunduk malu, kemudian langsung menutup wajahnya rapat – rapat sembari menangis.

Menurut Ipda Henny Kristianingsih,  selaku Kepala Unit PAA Polresta Palembang, dari keterangan yang disampaikan oleh lekuarga besar NN, dirinya diduga sudah menjalin hubungan terlarang ini sejak bulan Mei 2017 lalu. Bahkan sudah banyak saksi mata yang juga memergoki dugaan hubungan terlarang mereka di luar rumah. Dari keterangan yang berhasil didapat dari yang bersangkutan, NN sudah main dengan PILnya sejak bulan Mei.

“Memang benar, jika mereka adalah salah satu kader partai yang berasal dari Kabupaten OKI Sumatra Selatan. Yang berhasil menangkap serta membawa ke kantor sini adalah suami dan keluarga dari pelaku NN,” katanya, pada Sabtu (19/08/2017).

Kedua kader partai itu akan dijerat menggunakan Undang – Undang yang berisi tentang perzinaan dengan ancaman kurungan penjara selama sembilan bulan. Tetapi saat ini pasangan selingkuh hanya akan menjadi tahanan kota, sebab masing – masing keluarga terlapor sudah mengajukan menangguhkan penahanan atas mereka.

Sampai saat ini statusnya masih dalam proses penyelidikan adanya unsur zinah.

“Statusnya yang sebagai tahanan kota dengan acanaman sembilan bulan penjara. Karena ada penjamin, maka tidak jadi ditahan, hanya nantinya akan menjadi tahanan kota saja. Akan tetapi mereka dilarang untuk bepergian kemana – mana dan diwajibkan untuk melapor sampai berkasnya lengkap,” katanya.

Be Sociable, Share!