Kabar Nasional – Dugaan Sania Tewas Setelah Mendapat Kekerasan Orangtua

 

Keluarga merupakan tempat berlindung paling baik ketika mengalami kesulitan, dan keluarga juga temapt berbagi kebahagiaan. Namun ketika seseorang mengalami kekerasan dalam keluarga, kemana lagi tempat berteduh. Seperti yang terjadi pada seorang anak di Tangerang, bernama Sania (3). Ia tinggal di RT 01/02 Kelurahan Pondok Pucung, Karang Tengah, Kota Tangerang.

Bocah cantik ini tewas akibat kekerasan, sebelum meninggal dunia, Sania sempat mengalami kejang-kejang. Dari dugaan para tetangganya, Sania mengalami kekerasaan yang dilakukan oleh orangtuanya sendiri sampai ia berujung maut. Akibat kejadian tersebut, para tetangganya langsung melaporkan kepada Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas).

Hal tersebut juga dibenarkan oleh Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Ciledug yaitu Sudarsana, bahwa memang benar sekali, pihak kami mendapatkan informasi dari para warga sekitar. Sebelum meninggal dunia, korban mengalami kejang-kejang. Para warga juga melaporkan adanya dugaan kekerasaan pada bocah cantik tersebut, mereka curiga kepada orangtua korban.

Sebelum menghembuskan nafas, Sania sempat di larikan ke rumah sakit yang tidak jauh dari rumahnya, akan tetapi nyawanya sudah tidak dapat ditolong. Pihak kepolisian langsung berkoordinasi dengan para jajaran Polrestro Tangerang untuk membuktikan kebenaran kasus ini. Dan saat ini para jajaran Unit Reskrim serta Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dari Polrestro Tangerang tengah sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut tentang perkara ini.

Kejadian ini juga di jelaskan oleh Kasat Reskrim Polrestro Tangerang, yaitu AKBP Wiji Lestanto, bahwa informasi tentang adanya kekerasan terhadap korban Sania saat ini masih di dalami oleh pihaknya. Akan tetapi laporan tersebut baru sebatas informasi saja. Pihak kami masih perlu mengumpulkan beberapa barang bukti untuk membenarkan kasus ini. Keterangan-keterangan saksi yang lain juga sangat diperlukan. Dan untuk saat ini, pihak kepolisian yang bertugas membawa jasad korban Sania ke RS Kramat Jati untuk melakukan otopsi serta forensik, hal tersebut dilakukan agar dapat menentukan kebenaran tentang informasi yang ada.

Apakah orangtua korban melakukan kekerasan sebelum korban meninggal dunia. Yang jelas saat ini, pihak kami akan melakukan tugas dengan sebaik mungkin. Jika kebenaran membuktikan bahwa Sania meninggal dunia akibat kekerasan, maka orangtua korban harus segera mempertanggung jawabkan perbuatannya.

Be Sociable, Share!