Kabar Nasional – Duka Dirasakan Dari Penjual Dan Karyawan Medan Plaza

Kebakaran yang sudah terjadi berada di Medan Plaza yang ada di Jalan Iskandar Muda Medan, Sumut memang menjadi kisah yang sangat memilukan sekali untuk ribuan orang yang sudah menggantungkan nasib hidupnya berada di mal yang sudah berdiri puluhan tahun tersebut. Dari beberapa pekerja dan juga pemilik toko merasa sangat pasrah mengerti tempat yang mereka gunakan untuk mencari nafkah telah hangus terbakar.

Seperti yang telah di katakan oleh Fitri dan juga rekan-rekannya, karena mereka semua adalah pegawai berasal dari salah satu toko di Medan Plaza. Wanita yang kini berusia 30 tahun tersebut mengaku merasa sangat pasrah dan tidak bisa berbuat apa-apa lagi. Disebabkan kini dari tempatnya bekerja di lantai dua telah di lahap adanya api.

“Mau bisa di bilang apa lagi, saya dan juga rekan-rekan sudah mendapatkan kabar berasal dari toko yang disebutkan kalau toko telah terbakar pada saat jam 06.00 WIB pagi. Saya memang langsung untuk melihat toko dan membantu bos untuk membereskan barang yang bisa di amankan. Akan tetapi pada akhirnya tidak diperbolehkan dari petugas pemadam kebakaran dan juga polisi yang sudah menjaga di sana. Enggak lama kemudian dari rekan-rekan telah datang dan juga tetap tidak di perbolehkan. Karena apinya sungguh sangat besar,” terang dari Fitri yang disebutkan kepada wartawan di lokasi kejadian kemarin, Sabtu (22/8/15).

Adapun hal yang sama sudah di katakan oleh Suci Nadeak, yang dimana telah bekerja menjadi pramusaji yang ada di pasar makanan atau food court di lantai 3 Plaza tersebut. Suci menegaskan kalau merasa sangat sedih sekali karena sudah selama 7 tahun mencari nafkah berada di Medan Plaza itu. Maka dari itu dirinya merasa sangat bingung untuk bisa mencari pekerjaan yang lain setelah kebakaran itu.

“Berada di zaman saat ini memang mencari kerja sangatlah sulit sekali, lebihnya lagi kalau saya ini masih tamat SMP, maka dari itu saat ini saya sendiri merasa sangat bingung juga, mudah-mudahan saja si bos mempunyai usaha yang lain dan saya masih bisa ikut dengan si bos,” harapan dari Suci setelah kehilangan pekerjaannya itu.

About The Author