Kabar Nasional – Fadli Zon Menyebutkan Gerindra Cenderung Menolak Perppu

 

Fadli Zon yang merupakan Wakil Ketua Partai Gerindra sekaligus Wakil Ketua DPR telah mengatakan apabila partainya akan berbicara bersama sang ketua, Prabowo Subianto guna membicarakan posisi fraksi partai. Hal itu dikarenakan terkait atas Perppu Pembubaran Ormas.

“Partai Gerindra cenderung akan menolak perppu ini atas alasan konstitusional. Tentu ini telah bertentangan dari UUD 45 yang telah menjamin kebebasan berserikat & berkumpul,” ujar Fadli Zon di pertemuan bersama sejumlah ormas pada Gedung DPR / MPR Selasa 18/7/2017.

Pada pertemuan tersebut, Fadli telah menyarakan ormas – ormas menemui fraksi – fraksi yang memang ada di DPR sebab merekalah yang nantinya akan menentukan nasib dari Perppu itu.

“Terkait diterima tau pun ditolak, terdapat fraksi di DPR yang akan menentukan. Tentu ada baiknya apabila bapak berbicara bersama fraksi – fraksi yang ada,” imbuh Fadli.

“Konfigurasi dari fraksi yang ada, tentu bapak bisa menghitungnya sendiri. Namun kami akan berjuang untuk terus menolak Perppu ini,” tegas Fadli.

Secara lebih lanjut lagi, Fadli pun menyebutkan apabila berorganisasi serta membentuk ormas, memang sudah sejak lama telah diatur. Hizbut Tahrir Indonesia atau HTI juga sudah menempuh cara untuk bisa berdiri menjadi organisasi yang berbentuk perkumpulan. HTI sudah berupaya melakukan beragam cara agar mereka diakui oleh pemerintah.

“Artinya memang telah melewasi proses serta ketentuan yang ada,” tambah Fadli Zon.

Fadli pun menyarankan supaya ormas – ormas nanti akan menyampaikan secara langsung pada pemerintah, bahwasannya langkah dalam penerbitan Perppu tersebut telah menimbulkan ancaman atas demokrasi serta supaya pemerintah bisa berpikir ulang dalam menerbitkan Perppu tersebut.

“Kita lihat saja, apabila dulu Undang – Undang lama sudah jelas terdefinisi, marxisme dan jelas. Sekarang ini, semakin tak jelas sebab dianggap bisa mengganti paham yang ada,” pungkas Fadli Zon.

Sejumlah ormas pun mendatangi Dewan Perwakilan Rakyat guna memperoleh dukungan untuk menolak Perppu Organisasi Kemasyarakatan. Perppu tersebut telah diterbitkan pemerintah. Hizbut Tahrir Indonesia merupakan salah satu organisasi yang sudah bertemu dengan wakil ketua Dewan Perwakilan Rakyat tersebut.

Be Sociable, Share!