Kabar Nasional – Fakta Mengejutkan Berkedok Umrah Murah First Travel (Bagian II)

  1. Pencucian Uang

Tim penyidik dari Bareskrim Polri mendalami adanya dugaan pencucian uang yang telah dilakukan oleh PT First Anugerah Karya Wisata atau First Travel

“Kita akan melakukan pelacakan pada rekening – rekening, dana – dana yang kemudian dilarikan ke mana, pada aset, itu pasti akan kita lakukan dan perkembangan akan diberitahukan,” kata Brigjen Henry Rudolf Nahak, Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri, di gedung Kementrian Kelautan dan Perikanan (KKP), di Jakarta (10/08/2017).

Dari hasil penelusuran yang dilakukan oleh polisi, dua tersangka yaitu Andika Surachman dan Anniesa Desvitasari Hasibuan mengantongi uang senilai Rp 550 miliar. Uang tersebut merupakan milik dari para nasabah sehingga akan merugikan para calon jemaah haji.

“Jumlah jemaah haji ang telah mendaftar dan membayar sebanyak 70 ribu orang, cukup besar ya, dan hanya sebanyak 35 ribu saja yang diberangkatkan. Lalu sisanya sebanyak 35 ribu calon jemaah haji tidak bisa berangkat dengan berbagai alasan,” terang Henry Rudolf.

Jadi secara data keseluruhan, kerugian dari para calon jemaah haji telah mencapai total Rp 550 miliar. Jumlah tersebut berasal dari ongkos Rp 14,3 juta dikalikan 35 ribu calon jemaah yang telah terdaftar untuk mengikuti umroh melalui biro perjalanan First Travel ini.

  1. Tersangka Penipuan

Berdasarkan dari interogasi, menurut Direktur Pidana Umum Brigjen Henry Rudolf Nahak, pasangan suami istri Adnrika Surachman serta Anniesa Desvitasari Hasibuan itu diduga kuat telah menipu sebanyak 35 calon jemaah umroh yang sampai saat ini batal untuk berangkat ke Tanah Suci. Padahal, para korban sudah menyetorkan sejumlah uang, bahkan kebanyakan telah melunasi dana yang diminta.

Menurut Henry, kasus tersebut bermula dari laporan 13 orang agen First Travel. Mereka merasa sudah dirugikan sebab mereka semua tak kunjung diberangkatkan walaupun sudah menetokan sejumlah uang.

“Selain mereka merekrut lewat agen, mereka juga merekrut para korban lewat seminar tentang perjalanan umroh. Mereka memberikan tawaran paket promo umroh senilai Rp 14,3 juta, paket reguler, serta paket VIP Rp 54 juta,” kata Henry.

About The Author