Kabar Nasional – Fuad Dieksekusi 13 Tahun di Lapas Sukamiskin

 

Terpidana dengan kasus suap tentang gas alam Bangkalan yang terjadi di Jawa Timur yaitu Fuad Amin Imron pada hari Jumat, 29/07/2016 telah menjalani eksekusi yang dilaksanakan di Lapas Sukamiskin yang ada di Bandung Jabar. Fuad ternyata telah divonis selama 8 tahun dibui, tapi hukuman smekin diberatkan menjadi selama 13 tahun dipenjara dikarenakan dari pihak KPK atau Komisi Pemberantasan Korupsi telah mengajukan banding kepada pengadilan Tinggi di DKI Jakarta.

“Kemarin  pada pukul 13:00 WIB sudah dilakukan sebuah eksekusi kepada terpidana Fuad Amin I. dan yang bersangkutan sudah dieksekusi menjalani hukuman di sebuah Lapas Sukamiskin yang ada di Bandung,” kata Yuyuk Andriati, seperti yang dilansir dalam merdeka.com pada hari Sabtu, 30/07/2016.

Sebelumnya memang Fuad telah dituntut Selama 15 tahun dipenjara dan juga denda sebesar 3 miliar Rupiah oleh pihak Jaksa Penuntut Umum atau JPU KPK. Fuad telah dianggap sudah terbukti menerima suap sebanyak Rp. 15, 45 milliar dari pihak PT Media Karya Sentosa atau MKS dan juga sudah terbukti juga melakukan pencucian uang yang nilainya lebih dari 200 miliar Rupiah.

Di dalam sebuah berkas tuntutan yang memiliki tebal 6.734 halaman yang tak dibacakan satu per satu dan secara menyeluruh oleh pihak JPU KPK, hanya disebutkan disaat Fuad Amin yang menjabat sebagai Orang Nomor satu di Bangkalan selama 2 periode ini yaitu sejak 2003 sampai 2013 memang sudah terbukti sah dan meyakinkan bahwa sudah menerima suap dan juag melakuakn pencucian uang setelah melakukan persetujuan konsorsium dari penyaluran Gas alam yang ada di Gili Timur kepada pihak PT MKS.

Dan pihak Fuad juga tengah disebutkan terus menerus telah menerima suap berupa uang dari PT MKS walaupun dirinya memang tidak lagi bisa menjabat Bupati Bangkalan. Uang yang sudah diterima Fuad sejak bulan Juni tahun 2009 sampai bulan Desember 2014.

Sampai pada akhirnya hakim pun telah memvonis Fuad yaitu dengan hukuman 8 tahun penjara, dan lebih ringan 5 tahun dari tuntutan dari jaksa. Tidak terima karena melihat vonis yang terlalu ringan, maka KPK akhirnya melakukan banding ke pihak pengadilan tinggi, pengajuan banding yang dilakukan KPK telah diterima dan vonis hukuman menjadi 13 tahun penjara.

Be Sociable, Share!

 
4  

Tags

, ,

Related Posts

  • No Related Posts

About the author