Kabar Nasional – Hakim Artidjo Telah Memperberat Hukuman Jero Wacik

 

Jero Wacik yang merupakan mantan Menteri ESDM akan menghabiskan waktu yang lebih lama berada di penjara. Hal itu setelah Mahkamah Agung telah mengabulkan kasasi yang telah diajukan JPU (Jaksa Penuntut Umum) serta memperberat hukuman dari Jero Wacik menjadi 8 tahun kurungan penjara.

Sebagaimana yang telah dilansir dari laman Mahkamah Agung para Rabu 26/10/2016, Jero Wacik juga telah didenda sebesar Rp 300 juta subsider 6 bulan kurungan. Jero Wacik pun juga telah mendapatkan hukuman tambahan yaitu kewajiban untuk mengembalikan kerugian dari kas negara sebesar Rp 5.073.031.442 subsider 2 tahun kurungan penjara.

Hukuman pada tingkat kasasi tersebut teah diputuskan oleh majeIis Hakim Agung Artidjo AIkostar, MS Lumme dan Krisna Harahap. Kasasi tersebut telah diajukan oleh jaksa KPK dimana telah menganggap bahwa hukuman selama 4 tahun yang sudah dijatuhkan kepada Jero Wacik dinilai tak memenuhi rasa keadiIan masyarakat.

Jero Wacik telah terbukti sudah menggunakan DOM (Dana Operasinal Menteri) untuk kepentingan pribadinya dan keluarga. Diantaranya pembelian tiket perjalanan bagi keluarga, lalu biaya bermain golf sampai biaya untuk pijat refleksi. Jero Wacil pun telah memakai dana DOM untuk dipakai pencitraan pada harian Indopos dimana jumlahnya hingga mencapai angka Rp 3 miliar.

Krisna Harahap, salah seorang majelis hakim telah membenarkan bahwasannya majelis agung yang sudah memeriksa perkara kasasi tersebut telah mengesampingkan kesaksian dari Wapres Jusuf Kalla yang telah menyatakan bahwa cukup sulit untuk memisahkan antara kepentingan jabatan dan kepentingan pribadi sebab jabatan tersebut melekat dalam diri menteri selama 24 jam. Namun menurut majelis, negarawan maupun tidak seseorang penyeIenggara negara, justru mampu dilihat sampai sejauh mana dirinya mampu memisahkan antara kepentingan negara dengan kepentingan pribadi.

Pengadilan Tipikor Jakarta telah menjatuhkan hukuman penjara selama 4 tahun serta denda sebesar Rp 150 juta juga uang pengganti sebesar Rp 5,07 miliar kepada Jero Wacik pada 9/2/2016. Kemudian jaksa KPK pada 11/2/2016 telah mendaftarkan banding terkait dengan putusan 4 tahun penjara tersebut. Karena hukuman yang diterima oleh Jero Wacil jauh lebih ringan dari tuntutan jaksa, yaitu 9 tahun penjara serta uang pengganti Rp 18,790 miliar.

Be Sociable, Share!