Kabar Nasional – Hakim Atas Kasus Jessica Dilaporkan Ke KY

 

3 hakim yang sudah meanganani kasus kematian dari Wayan Mirna Salihin ini dengan terdakwa yang bernama Jessica Kumala Wongso telah dilaporkan oleh Aliansi Advokat Muda Indonesia ke Komisi Yudisial, seperti yang dilasnir dari kompas.com pada hari Rabu, 21/09/2016.

Ada 3 hakim itu merupakan Kiworo selaku ketua majelis hakim, Partaho Hutapea dan juga Binsar Gultom selaku hakim anggota. Ketua Aliansi Advokat Muda Indonesia yaitu Rizky Sianipas telah mengatakan bahwasannya 3 hakim yang telah menangani kasus kematian Mirna diduga sudah melakukan pelanggaran kode etik.

Bagi Rizy dari pasal 5 ayatr 2 a kode etik hakim yaitu seorang hakim seharusnya menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah di dalam menjalani tugasnya. Tapi, dia berkata salah satu hakim yaitu Ginsar Gultom sudah menunjukkan sikap yang berawanan.

Karena hakim itu sudah membandingkan dari kasus pembunuhan yang terjadi di Jasinga yang sudah ditanganinya dengan kasus kematian dari Mirna. Di dalammembandingkan 2 kasus tersebut, BInsar telah mengatakan bahwasannya dia dapat memutuskan hukuman selamanya kepada yang terpidana, yaitu Anwar walaupun tak ada saksi hidup yang melihat adanya peristiwa pembunuhan itu.

“kami dari AAMI akan mengecam perillaku dari hakim yang seperti itu,” jelas Risky kepada Komisi Yudisial yang berada di Jakarta Pusat.

Selain itu juga dari 3 hakim sudah dilaporkan karena telah diduga melanggar berbagai pasal yang lain di dalam kode etik seorang hakim yaitu pasal 5 ayat 2 d yaitu tentang keberpihakkan dan juga pasal 5 ayat 2 e yaitu pemberian keadilan kepada semua pihak. Selain itu juga melanggar pasal 5 ayat 2 f yaitu pemberian kesempatan yang sama kepada semua pihak, serta pasal 5 ayat 3 c larangan bersikap berprasangka, mengancam, memihak ataupun menyudutkan.

Selain itu ada juga dugaan yang melanggar KUHP yaitu dari pasal 158 KUHAP yaitu larangan yang menunjukkan sikap ataupun pernyataan  tentang salah satu atauppun tidaknya terdakwa.

Risky juga menambahkan, dari Komisi Yudisial juga menerima laporan yang sudah disampaikannya. Dari pihak Komisis Yudisial juga telah berjanji akan mengusut kasus ini sampai benar-benar akan terbukti kebenaranya dan bisa dihukum pelakunya dengan adil.

Be Sociable, Share!