Kabar Nasional – Hakim Memarahi PNS yang Memiliki 19 Mobil Sebab Mencoreng Peradilan

 

Kelakuan dari panitera pengganti bernama Rohadi di PN Jakarta Utara yang memang  sudah dikenal sebagai seorang Pegawai Negeri Sipil tajir, telah membuat hakim menjadi kesal. Pada persidangan yang dilangsungkan di Pengadilan Tipikor, pihak majelis hakim telah memarahi Rohadi karena kelakuannya sudah mencoreng marwah peradilan.

John Halasan Butarbutar selaku Hakim telah mengingatkan apabila sebagai seorang panitera pengganti, yang menjadi tugas Rohadi ialah mencatat dari jalannya persidangan. Tetapi apa yang sudah terjadi, ternyata dirinya telah berbuat yang justru melebihi dari apa yang menjadi kewenangannya, yaitu dengan menjual perkara.

Setelah mendengar teguran tersebut, Rohadi pun mengaku telah menyesal. Tetapi Hakim John halasan malah semakin kesal setelah mendengarkan penyesalan dari Rohadi.

“Apabila hanya berkata menyesali perbuatannya, maka persidangan ini tak akan ada hasilnya. Dimana yang namanya Dr Lilik tak tahu menahu akan hal ini kan? Anda terpikirkan apa tidak pada meraka serta peradilan secara umumnya? Anda yang telah berbuat dan peradilan yang sudah tercoreng,” cecar hakim John pada persidangan yang berlangsung di Pengadilan Tipior Jakarta Pusat pada Senin 7/11/2016.

Rohadi pun mengakui apabila dirinya telah memanfaatkan moment ketika Berthanatalia telah member tahu bahwa dia merupakan kuasa hukum dari Saipul Jamil. Kemudian Rohadi langsung mencari tahu siapakah ketua majelis hakim yang nantinya akan menangani dari perkara pencabulan yang sudah dilakukan oleh Bang Ipul itu.

Dirinya kemudian meminta uang sebesar Rp 50 juta pada Bertha dan seolah  – olah itu sebagai uang untuk balas jasa atas penentuan dari hakim. Dimana sesungguhnya Rohadi tak memiliki peran apa pun pada hal tersebut.

Rohadi lalu mengakui apabila lebih sering dihubungi Bertha melalui jaringan telepon serta meminta supaya Saipul Jamil nanti dihukum dengan penjara selama satu tahun saja. Tetapi Rohadi menolaknya serta mengusulkan tawaran hukuman penjara selama 3 tahun. Dirinya pun meminta supaya Bertha memberikan tambahan uang jasa untuknya.

“Dirinya telah bilang Rp 200 juta, namun saya bilang padanya ‘lebihin dikit lah Bunda’. Lalu setelah ditangkap oleh KPK, saya pun baru mengetahui apabila nominalnya Rp 250 juta,” ungkap Rohadi.

Uang tersebut telah diserahkan sehari sesudah sidah vonis bagi Saipul Jamil. Dan sesuai dengan prediksi dari Rohadi, bahwa Saipul Jamil divonis dnegan hukuman penjara selama 3 tahun.

Be Sociable, Share!