Kabar Nasional – Heboh, Video Remaja Makassar yang Dianiaya dan Ditelanjangi

 

Media sosial tengah heboh dengan beredarnya sebuah video penganiayaan kepada seorang remaja putri yang berlangsung di PInrang, Sulawesi Selatan. Pada video tersebut, nampak seorang remaja putrid yang dipukuli kemudian ditelanjangi oleh beberapa pelaku yang juga berjenis kelamin wanita.

Video penganiayaan tersebut telah banyak diunggal oIeh para netizen pada situs berbagi video atau Youtube. Pada media sosial yang lain, seperti Facebook, Twitter serta Instagram juga tengah ramai membicarakan video tersebut.

Salah satu yang telah mengunggah video tersebut di situs Youtube ialah akun Bunga Ramadhani. Dirinya menuliskan “Apa salah gadis, sampai disiksa dan ditelanjangi?” sebagai judul dari video tersebut.

Pada video yang berdurasi 11 menit 56 detik tersebut, nampak ada remaja putrid yang tengah dianiaya oleh 4 wanita. Korban nampak dipukul, ditendang serta ditampar oleh pelaku secara bergantian. Nampak salah seorang pelaku mereka adegan kekerasan tersebut dengan menggunakan handphonenya.

“Mama..mama..,” teriak korban sembari menangain. Tetapi para pelaku tidak mempedulikan tangisan korban bahkan terus melakukan penganiayaan kepadanya. Gadget korban pun telah direbut oleh pelaku.

Korban pun terus menangis sembari meminta maaf, tetapi para pelaku justru semakin beringas. Nampak dalam video tersebut kerudung korban telah dilepas kemudian dibuang. Lokasi penanganiayaan itu nampak begitu sepi hingga tak ada warga yang datang untuk membantu menghentikan aksi tersebut.

Tidak hanya itu saja, salah seorang pelaku yang memakai kerudung juga nampak menjambak rambut korban sampai korban terbanting. Kemudian setelah korban terjatuh, pelaku tersebut bersama dengan dua temannya lantas membuka seca paksa baju korban. Korban pun kembali menangis sembari mengiba, tetapi justu kepalanya ditendang dari arah belakang.

Kombes Frans Barung selaku Kabid Humas Polda Sulawesi Selatan ketika dikonfirmasi telah membenarkan tentang adanya peristiwa penganiayaan tersebut. Korban ditemani ibunya sudah melaporkan peristiwa tersebut pada Polsek Duampanua pada Minggu malam 20/11/2016.

Frans pun mengungkapkan bahwa peristiwa tersebut terjadi di depan dari SMPN 5, Data, Daumpanua, PInrang, Sulawesi Selatan pada Rabu 2/11/2016. Korban berinisial RS 15 tahun, telah dianiaya oleh 4 pelaku yang berinisial NE 18 tahun, HA 17 tahun, SE 15 tahun serta EN 20 tahun.

Be Sociable, Share!