Kabar Nasional – Ini Hasil Pemeriksaan dari Ibu Kandung yang Menganiaya Baby J

Setelah ditetapkan sebagai tersangka, Polda Bali juga melakuka pengetesan terhadap kejiwaan MD alias Merry, ibu kandung Baby J yang dianiyaya oleh ibunya sendiri. Kombes Sang Made Mahendra jaya, Direktur Reserse kriminal Umum Polda Bali menyebutkan dari hasil pemeriksaan kejiwaan yang dilakukan, menunjukkan Merry tidak mempunyai gangguan kejiwaan.

“Petugas penyidik sama sekali tidak melihat adanya gangguan kejiwaan atau kelainan psikologis lainnya yang diderita oleh pelaku MD, sebab semua pertayaan yang ditanyakan oleh petugas dijawan dengan sangat baik,” ujarnya saat di Mapolda Bali, Pada Senin 31 Juli 2017.

Dari pemeriksaan sementara ini, diketahui jika tersangka Merry memang sengaja menyiksa anaknya. Menurutnya, video penganiayaan tersebut memang sengaja dia rekam lalu kemudian hasilnya dirimkan kepada ayah Baby J.

“Dugaan sementara si pelaku memang sengaja melakukan penganiayaan pada bayinya sendiri lalu direkam dan kemudian video penganiayaan itu dikirimkan ke ayah biologis dari Baby J untuk mendapatkan sejumlah uang dan barang lainnya,” kata dia.

Jika dilihat dari sisi lain, Mahendra mengatakan jika petugas penyidik sudah melakuka olah tempak kejadian perkara (TKP) serta juga telah mengamankan beberapa barang bukti, yaitu sebuah ember, gayung, pakaian yang digunakan oleh korban dan pelaku saat kejadian, bantal guling bayi yang juga digunakan oleh pelaku untuk memukul, salinan surat – surat yang terkait dengan hasil konseling dan rekam medik dari pemeriksaan kejiwaan dari tersangka.

“Ada lika saksi yang juga sudah menjalani proses pemeriksaan dan kemungkinan akan bertambah lagi saksi yang akan diperiksa. Barang bukti, saksi pelapor, dan pelaku juga sudah diperiksa semuanya,” terang dia.

Atas penganiayaan sadis yang sudah dilakukannya itu, Merry akan dijerat dengan menggunkan Pasal 44 Ayat 1 UU Nomor 23 Tahun 2004 yang berisikan tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga dengan ancaman kurungan penjara selama 5 tahun dan Pasal 76 sub c junto Pasal 80 ayat 1 dan 4 Nomor 35 Tahun 2017 yang berisi tentang Perlindungan Anak dengan ancaman pidana hukuman 3,5 tahun.

Saat ini Baby J sudah diamankan oleh Dinas Sosial Bali, serta juga dalam masa pemulihan mental dari Baby J.

About The Author