Kabar Nasional – Inilah Polisi Yang Bertempat Tinggal Di Kandang Sapi

 

Meminjam utang ke bank atau menjual tanah untuk bisa menjadi anggota polisi sudah sering kita dengarkan. Belum lagi kerap terdengar kalau polisi mempunyai suatu rekening gendut.

Akan tetapi jajaran dari kepolisian DIY yang kini akan membuktikan bahwa anggapan tersebut memang tidak benar. Orang yang tidak bisa untuk bisa menjadi polisi, tentunya jika bisa memenuhi adanya kualifikasi dan bisa lolos seleksi dengan mulus. Buktinya saat ini ada anggota yang berasal dari kalangan yang tidak mampu.

Dia adalah Brgadir Dua, bernama Muhammad Taufik Hidayat, dirinya juga anggota dari Sabhara Polda DIY, yang sudah membuat adanya cerita ini. Sang bripda ternyata kehidupannya sangat miris sekali, karena telah hidup berada di kandang sapi yang mempunyai ukuran 2,5 X 5 meter sudah disewanya seharga Rp170 ribu per tahun.

Taufik sendiri yang sudah tinggal berada di Dusun Jongke Tengah, Kecamatan Mlati, Kab. Sleman, Yogyakarta harus bisa berjalan kaki sejauh 5 kilometer untuk bisa setiap hari berdinas di Mapolda DIY. Ini disebabkan karena kemiskikan yang telah membelit keluarganya.

“Saya telah tinggal bersama dengan ayah dan satu adik saya. Sedangkan dari adik satunya lagi telah dititipkan ke neneknya,” ujarnya memberikan ungkapan kepada wartawan, hari Kamis (15/1/15).

Di saat dirinya mendaftar menjadi anggota Polri, seperti ungkapan Taufik, diriinya memang tidak memberikan kabar tersebut kepada sang ayahnya. Akan tetapi berka ketekunannya, cita-cita tersebut pada akhirnya bisa terwujud.

Taufik sendiri memberikan pengakuan tinggal berada di bekas kandang sapi karena dari rumahnya yang dahulu sudah di jual ibunya, setelah cerai dengan ayahnya. Akan tetapi dirinya dan adiknya memilih untuk hidup bersama dengan ayahnya.

“Karena tidak mempunyai rumah, ayahnya langsung nekat menyewa bekas kandang sapi untuk bisa tinggal setiap harinya,” terang dari Taufik yang di mana saat ini telah tinggal berada di asrama Polri Polda DIY.

Kemiskinan yang sudah di alami dirinya memang tidak ada yang percaya. Baik teman maupun pimpinan di kantornya. Dan semua itu di ketahui setelah dirinya terlambat masuk kerja dan dapatkan teguran dari atasnya. Setelah itu di ketahui kehidupan aslinya di tempat tinggalnya.

No related content found.

Be Sociable, Share!