Kabar Nasional – Istri DPRD Papua Menabrak 7 Siswa SD Karena Mabuk Berat

Insiden yang sangat mengejutkan sekali, yaitu kecelakaan yang sudah di lakukan oleh seorang istri anggota DPRD Papua. Dengan kecelakaan ini yang telah mengakibatkan satu dari tujuh siswi SD YPPK Dunumamoy Arso Kota, Keroom, Papua menjadi korbanya. Dan kabar yang ada dirinya saat ini masih berada dalam keadaan kritis. Dirinya di rawat berada di RSUD Abepura.

Keterangan dari Lies Miasin, Wali Kelas siswa SD YPPK Dunumamoy Arso kini dari pihaknya yang masih melakukan pemantauan pada proses pengobatan kepada para muridnya yang sudah menjadi korban akan kecelakaan tersebut.

“Menjadi pihak dari sekolah, dan juga guru mereka sampai saat ini masih belum mengerti bagaimana proses hukum untuk kasus seperti ini. Saya sendiri hanya ikut mengurus tentang pengobatan kepada para murid-murid, ikut memantau bagaimana pengobatan kepada murid kami, sudah itu saja dari kami,” tegas dari Lies Miasin disebutkan kepada laman media untuk hari Minggu ini (24/4/16).

Saat ini siswi yng masih kritis itu yang bernama Novia Yaram, dirinya masih duduk di kursi kelas VI. Korban yang saat ini telah mengalami luka sobek berada di alat vitalnya dan sampai saat ini masih pendarahan karena retak ada di tulang tengkorak.

Untuk ke enam murid yang lainnya, sementara ini sudah keluar dari rumah sakit. Akan tetapi mereka masih tetap melakukan rawat jalan dan belum boleh masuk sekolah.

“Para korban yang lainya saat ini masih belum boleh bersekolah. Akan tetapi kemarin kami sudah mengikuti mereka dan telah ada pemulihan dari perkembangannya. Mulai besok sudah di lakukan ujian praktik, jadi mereka bisa saja masuk walaupun hanya hadir saja. Nantinya bisa di antar jemput,” tambah dari Lies Maisian.

Lies Maisian sendiri harapkan, berasal dari pihak penegak hukum akan bisa bertindak tegas kepada istri anggota DPRD Papua tersebut, berdasarkan dengan hukum yang ada mereka siap untuk menghadangnya.

“Menurut saya istri dari DPRD Papua itu harus menjalani hukum yang ada,”

About The Author