Kabar Nasional – Jejak Misterius Wiwit, Calon Pengantin Yang Ditemukan Tewas di Palembang

 

Chatarina Wiedyawati yang ditemukan tewas di area semak – semak di Jalan Sukabangun II, Palembang, Sumatra Selatan, pada Kamis 11 Mei 2017 kemarin. Chatarina sebenarnya akan melangsungkan pernikahan pada bulan September mendatang.

Jenasah Chatarina yang diterbangkan dari Palembang, SumatEra Selatan tiba di kampung halamannya, Yogyakarta, para Rabu (17/05/2017).

Jenasah Chatarina kemudian dibawa ke rumah duka yang beralamatkan di Perumahan Suryo Permai II, Suryodiningrat, Mantrijeron. Rencananya, calon pengantin itu akan dimakamkan di Pemakaman Ngrau Suryodiningrat yang berlokasi tak jauh dari rumah duka.

Paman dari Chatarina, Georgius Supartono (48) mengatakan, jika pihak keluarga mulai kehilangan jejak dari Wiwit sejak empat hari sebelum dia ditemukan tewas mengenaskan. “Keluarga sudah mulai kehilangan jejak Wiwit sejak hari Minggu 7 Mei,” kata Gerogius saat dikonfirmasi di rumah duka.

Dirinya juga manambahkan, pada hari Sabtu 06 Mei 2017, Wiwit menghubungi sepupunya yang ada di Yogyakarta untuk menjemputnya di Bandara Adisutjipto pada hari Minggu, 7 Mei 2017 sekitar pukul 10.00 WIB. Setelah dihubungi Wiwit, keesokan harinya saat sepupunya sudah berada di bandara untuk menjemput, Wiwit justru tak terlihat dan namanya juga tidak ada didaftar penumpang.

Kepanikan keluarga mulai bertambah ketika beberapa hari kemudian polisi menemukan mayat seorang perempuan di Palembang. Informasi yang didapat juga masih simpang siur terkait dengan keberadaan Wiwit membuat saudara Wiwit kemudian memutuskan untuk datang langsung ke Palembang guna memastikan apakah jenasah yang ditemukan polisi tersebut adalah Wiwit.

“Dan setelah datang ke Palembang dan melihat langsung jenasah tersebut ternyata benar bahwa itu keponakan saya,” kata Supartono.

Dirinya juga mengungkapkan, keponakannya yang juga bekerja di kantor kontraktor di daerah Prabumulih, Sumsel itu juga sempat menghubunginya pada awal bulan Mei. Ketika saat itu Wiwit yang berencana akan melangsungkan pernikahan dengan sang pacar, Martinus pada bulan September mendatang itu meminta tolong padanya.

Wiwit saat itu meminta tolong pada Gergorius untuk mengurus masalah daftar yang akan diundang. Sebab, gedung pernikahan juga sudah dipesan. Rencaanya, resepsi pernikahan akan diselenggarakan di Suryo Puri Tamansari, Yogyakarta.

“Setelah kejadian itu, Martinus juga menghilang, bahkan keluarga Martinus yang berada di Blitar saat kami berusaha datangi juga tidak mengetahui keberadaan anaknya,” kata Supartono

Be Sociable, Share!