Kabar Nasional – Jusuf Kalla Meminta Rizieq Shihab Mematuhi Hukum

Jusuf Kalla selaku Wakil Presiden Indonesia, telah berharap pada Rizieq Shihab selaku pemimpin Front Pembela Islam untuk menaati peraturan hukum yang memang berlaku di Indonesia. Dirinya meminta agar Rizieq berani untuk pulang ke Indonesia guna memenuhi panggilan pemeriksaan dari pihak kepolisian, terkait atas sejumlah kasus yang memang diduga telah menjeratnya.

“Tentu saja kami berharap semua orang bisa taat hukum, begitu pula dengan Rizieq Shihab,” ujar Jusuf Kalla ketika ditemui pada rumah dinas Wapres di Jakarta pada Selasa 23/5/2017.

Meski pun demikian, Kalla juga masih yakin apabila Rizieq akan kembali lagi ke Indonesia. Menurutnya, Rizieq tidak lama lagi akan segera kembali ke Indonesia guna memenuhi kewajiban hukum.

“Saya pun meyakini dirinya akan segera kembali guna memenuhi kewajiban hukum yang berlaku di negeri ini, pastinya begitu,” imbuh Kalla.

Sampai dengan saat ini, Rizieq pun masih belum menunjukkan adanya gelagat kooperatif bersama aparat penegak hukum. Dirinya tidak bersedia untuk memenuhi panggilan pemeriksaan dari pihak kepolisian sebab pada saat ini tengah berada di luar negeri.

Hingga saat ini, Rizieq sudah 2 kali tidak menghadiri panggilan pemeriksaan dari pihak kepolisian terkait atas kasus percakapan pada aplikasi WhatsApp yang berkonten porno. Dirinya telah mangkir pada  panggilan pertama 25 April yang lalu. Pada waktu itu dirinya berdalih tengah menunaikan ibadah umroh.

Sedangkan pada panggilan kedua yang dijadwalkan pada tanggan 10 Mei. Rizieq pun kembali mangkir, sebab dirinya masih ada di luar negeri. Pihak kepolisian pun membutuhkan keterangan dari Rizieq guna melengkapi pengusutan atas kasus  yang telah melibatkan Firza Husein. Pada kasus ini, Firza sudah ditetapkan menjadi tersangka.

Sampai dengan saat ini, Rizieq memang belum kembali ke Tanah Air. Rizieq telah kembali lagi ke Arab Saudi, meski sempat mampir di Malaysia sesudah menjalani umroh. Rizieq pun mengurungkan niatannya untuk kembali ke Tanah Air karena mengetahui apabila dirinya telah ditetapkan menjadi buronan pada kasus percakapan mesum.

Tidak hanya pada kasus percakapan yang berkonten pornografi, Rizieq pn terjerat pada kasus dugaan penghinaan terhadap Pancasila. Pada kasus ini, Rizieq pun sudah ditetapkan menjadi tersangka, sebab telah menyebutkan apabila sia ketuhanan pada Pancasila versi dari Soerkarno berada di pantat.

Dengan melalui Sobri Lubis selaku ketua umum FPI, Rizieq pun merasa khawatir apabila dirinya hanyalah menjadi tumbal serta bulan – bulanan politik apabila memutuskan untuk kembali ke Indonesia. sobri pun menilai bahwa sejumlah kasus yang sudah menjerat Rizieq, hanyalah rekayasa yang telah dipergunakan sebagai salah satu politik balas dendam setelah vonis selama 2 tahun yang telah menjerat Basuki Tjahaja Purnama.

About The Author