Kabar Nasional – Kader Meminta Setya Novanto Mematuhi Pakta Integritas yang telah Dibuatnya

 

Generasi Muda Partai Golkar atau GMPG telah meminta kepada Setya Novanto selaku Ketua Umum Partai Golkar untuk mematuhi pakta integritas terkait atas statusnya sebagai tersangka. Setya Novanto atau akrab disapa Setnov, telah ditetapkan sebagai tersangka pada kasus dugaan e – KTP atau kartu tanda penduduk elektronik.

“Saya singkat saja, minta pada Pak Novanto untuk patuh terhadap pakta integritas yang sudah dibuatnya. Jadinya ya jangan diputar – putar,” ungkap Syamsul Rizal selaku anggota GMPS ketika ditemui di kawasan Senayan pada Rabu 19/7/2017.

Pakta integritas terdiri dari 7 poin yang merupakan langkah awal atas kepengurusan DPP Partai Golongan Karya ang telah dipimpin oleh Setya Novanto sesudah terpilih pada Musyawarah nasional Luar Biasa pada pertengahan tahun lalu.

Pada pakta integritas tersebut, salah satu poinnya berisikan bersedia untuk mengundurkan diri atau pun diberhentikan dari kepengurusan DPP Golkar bila terlibat pada kasus narkotika, tindak pidana korupsi dan tindak pidana yang lainnya, sesuai dengan peraturan perundang – undangan yang berlaku.

Pakta tersebut telah ditandatangani oleh Setnov bersama Idrus Marham selaku Sekretaris Jendral Partai Golkar dan berlaku untuk seluruh kader partai agar dipatuhi.

Dengan demikian, maka tak ada alasan untuk Setnov tetap bertahan pada jabatannya sebagai pemimpin di Partai Golkar. Selama ini, alasan proses hukum memang masih terus berlangsung serta dijadikan sebagai alasan untuk menghindar dari pakta integritas terebut.

Padahal, menurut Syamsul apabila terdapat salah satu kader dari partai Golkar, Ridwan Mukti selaku Gubernur Bengkulu, sudah langsung mengundurkan diri dari posisinya, baik pada partai maupun pemerintahan.

Sekap yang diambil oleh Ridwan tersebut, harus bisa untuk dijadikan sebagai contoh Setya Novanto.

“Beliau (Ridwan Mukti) sudah langsung mengundurkan diri. Beliau mundur dari kursi gubernur dan juga dari Ketua DPD Golkar. Oleh sebab itu, Pak Novanto pun harus bisa mencontohnya sebab beliau (Ridwan) juga sudah patuh atas pakta integritas,” bebernya.

Setya Novanto pun sudah angkat suara setelah KPK telah menetapkan dirinya sebagai tersangka pada kasus korupsi e – KTP.

“InsyaAllah apa yang sudah dituduhkan itu tidak benar,” ujar Setnov pada jumpa persnya kemarin.

Be Sociable, Share!