Kabar Nasional – KAI Memastikan Akan Membongkar Rumah Warga Manggarai pada 9 April

 

PT Kereta Api Indonesia telah meminta warga yang tinggal di RW 12 Manggarai, Jakarta Selatan guna mengosongkan rumah mereka di tanggal 9 April 2017 mendatang. Hal itu harus dilakukan karena adanya proyek DDT Manggarai – Soekarno Hatta.

Hal tersebut telah ditegaskan oleh Drajad Firmansyah Koesoemapoetra selaku Senior Manager Penjagaan Aset Daop I Jakarta KAI. Dirinya telah mengungkapkan asset tanah yang sudah terdapat bangunan warga, merupakan tanah milik KAI semenjak 1958.

Oleh sebab itu, Drajad pun mengungkapkan bahwa pihaknya sudah meminta warga supaya mengosongkan bangunan di sekitaran area tersebut. Sebagaimana diketahui, KAI memang akan segera mengembangkan DDT dengan jurusan Manggarai – Soekarno Hatta.

“Kami menyampaikan kepada Bapak / Ibu / Saudara untuk segera mengosongkan serta membongkar sendiri bangunan yang ada pada asset tanah yang dimiliki oleh KAI ini paling lambat hingga 9 April 2017,” ungkap Drajat pada surat yang telah dikutip dari CNNIndonesia.com pada Jum’at 7/4/2017.

Apabila tidak dilakukan, maka KAI pun akan melakukan penertiban yang sesuai dengan peraturan berlaku. Dirinya pun mengatakan bahwa pihaknya juga tidak akan bertanggung jawab apabila telah terjadi kerusakan serta kehilangan barang – barang ketika dilangsungkan pernetiban.

Sampai dengan hari ini, ada puluhan warga dari RW 12 Manggarai yang telah mendatangi kantor Ombudsman di Jakarta. Mereka telah mengadukan PT KAI dengan tidak melibatkan warga yang terkait atas rencana penggusuran pada proyek Doubel Double Track dengan jurusan Manggarai – Soekarno Hatta.

“Ombudsman merupakan salah satu lembaga Negara yang telah kami anggap mampu memfasilitasi kami pada hal melihat, apa hal itu benar ada pada suatu maladministrasi,” ungkap Sadarajab atau Daeng yang merupakan coordinator warga ketika ditemui di Ombudsman Jakarta pada Jum’at 7/4/2017.

Sebelumnya, memang warga Manggarai sudah sempat mengadukan kubu PT KAI kepada Komisi Hak Asasi Manusia dengan perkara yang sama. Namun nampaknya hasilnya pun nihil.

PT KAI pun akan tetap menjalankan niatannya untuk melakukan penggusuran apabila warga tidak mengosongkan rumahnya hingga tanggal 9 April mendatang. KAI tidak akan lagi memberikan tenggat waktu, sebab warga sudah diperingatkan sebelumnya.

Be Sociable, Share!