Kabar Nasional – Kasus Pencabulan Terhadap Anak Semakin Meningkat

 

Maraknya kasus pencabulan terhadap anak sangat mengkhawatirkan banyak kalangan. Berikut ini salah satu kasus pencabulan yang sedang marak dibicarakan. Kasus pencabulan yang dilakukan oleh RH (25), ia di ringkus oleh pihak kepolisian karena ketahuan sedang melakukan aksi bejatnya tersebut.

Seorang warga melihatnya sedang melakukan aksi bejat disebuah kebun belakang di Madrasah Tsanawiyah (MTs) Negeri di Kecamatan Sinjai Borong, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan. Dari hasil laporan Kepala Satuan Reskrim Polres Sinjai yaitu AKP Sardan, pelaku pencabulan tersebut sudah mecabuli seorang gadis M yang masih berusia 12 tahun. Laporan tersebut mereka terima pada Jum’at (19/8). Untuk saat ini pelaku sudah ditangkap dan akan segera diproses sesuai dengan kejahatan yang ia lakukan.

Kejadian tersebut terungkap ketika seorang satpam sebuah Madrasah Tsanawiyah yaitu Rustam, yang hendak pergi ke kebun belakang sekolah. Saat itu ia ingin mengambil beberapa bambu, ia pun melihat ada seseorang di balik pohon. Pelaku dan korban saat itu sedang duduk berhadapan, pelaku memperlihatkan sebuah HP yang berisi film porno kepada korban. Korban yang tidak menyadari kejadian tersebut merasa aksi melihat film prono. Saat itulah pelaku melakukan aksi bejatnya kepada korban. Dengan melihat kejadian tersebut, Rustam langsung mendatangi pelaku serta korban. Rustam membawa mereka kepihak sekolah dan selanjutnya dilaporkan ke pihak kepolisian.

Kasus pencabulan juga terjadi pada bocah yang masih bersekolah di Sd. R (12), diketahui bahwa bocah tersebut telah dicabuli oleh tetangganya yang masih bersekolah di SMA. Akibat aksi bejatnya tersebut, orangtua korban merasa tidak terima dan melaporkannya ke Polresta Palembang, Sumatera Selatan.

Pelaku yang melakukan aksi bejatnya tersebut sempat memukuli korban dan menarik korban. Setelah merasa puas memukul korban dengan sadis, pelaku langsung mencabuli korban. Naasnya, korban yang saat itu dalam ancaman korban menuruti kemauan pelaku. Dari hasil penyelidikan, pelaku sudah melakukan aksi bejatnya tersebut sebanyak tiga kali kepada korban. Aksi kejahatan pelaku diketahui oleh orangtua korban lantaran korban mengeluh kesakitan saat buang air besar. Dengn perasaan curiga, orangtua korban langsung menyuruh anaknya untuk berkata jujur. Dan saat itulah, orangtua korban melaporkan pelaku kepada pihak kepolisian.

Pihak orangtua korban menginginkan pelaku mendapatkan hukuman yang setimpal atas perlakuannya kepada anaknya yang masih dibawah umur. Semoga dengan kejadian tersebut, dapat memberikan efek jera kepada pelaku. Perhatian dan kewaspadaan orangtua dalam menjaga anak perlu ditingkatkan kembali. Semua pencabulan akan memberikan efek samping yang negative untuk anak dikemudian hari.

Be Sociable, Share!