Kabar Nasional – Kejati Sulawesi Selatan, Tengah Mendalami Dugaan Jaksa Selingkuhi Istri Polisi

 

Salah seorang jaksa yang telah bertugas pada Kejari Makassar di Sulawesi Selatan yang berinisial AS 37 tahun, telah dilaporkan pada pihak kepolisian atas dugaan telah berselingkuh dengan istri polisi yang berinisial HT 30 tahun. HT merupakan istri sah dari Brigpol HS. Brigpol HS sendiri yang telah melaporkan kasus tersebut.

AKBP Edi Suryantha Tarigan selaku Kapolres Selayar pada saat dikonfirmasi telah membenarkan tentang adanya laporan itu pada Kamis 30/3/2017. Sementara itu, kejadian sebenarnya telah terjadi pada 25 Maret yang lalu.

Edi Suryantha Tarigan tak menjelaskan akan kronologis laporan terkait perselingkuhan tersebut. dirinya pun hanya mengungkapkan apabila pihaknya sementara ini tengah memproses laporan itu. AS sudah diproses secara hukum pada institusinya yang ada di Makassar. Brigpol HS yang sudah melaporkan istrinya, pada saat ini tengah ditahan pada Lembaga Pemasyarakatan kelas llB Selayar. Hal itu karena Brigpol HS telah terjerat kasus pencabulan anak dibawah umur.

Kombes Pol Dicky Sondani seaku Kabid Humas Polda Sulawesi Selatan ketika dikonfirmasi telah menjelaskan, apabila ihwal kasusnya telah dimulai pada kasus Brigpol HS yang tengah tersangkut kasus pencabulan anak dibawah umur. Dirinya telah ditetapkan menjadi tersangka oleh Polres Selayar. Saat ini kasusnya pun terus bergulir di meja hijau. Jaksa AS merupakan jaksa yang telah menangani kasus itu.

“Brigpol HS telah minta tolong kepada jaksa supaya tuntutannya bisa diringankan. Maka, jaksa AS telah diberinya uang senilai Rp 10 juta. Namun rupanya, Jaksa AS telah meminta tambahan. Karena pada saat itu Brigpol HS untuk sementara tengah ditahan, maka disuruhnya sang istri (HT) untuk mendatangi jaksa AS. Kemudian, terjadilah sesuatu diantara Jaksa AS dengan HT tersebut,” jelas Dicky Sondani.

Sementara itu, Jan Samuel Maringka selaku Kejati Sulawesi Selatan ketika dikonfirmasi pada ruangannya yang berada di Kejati Sulawesi Selatan, hanya berbicara secara singkat. Bahwasannya pihaknya pada saat ini telah menelusuri laporan itu melalui Asisten Pengawas Kejati Sulawesi Selatan.

“Jaksa tersebut pada saat ini masih berada di sini untuk menjalani pemeriksaan. Nanti akan dilihat, apakah fakta yang sebenarnya terkait laporan itu. Sudah ada banyak informasi yang telah beredar di luar. Saya memberikan waktu satu minggu bagi Aswas guna mencari kebenaran yang sebenarnya seperti apa,” tegasnya.

Be Sociable, Share!