Kabar Nasional – Kekerasan Seksual Anak di Jawa Barat Meningkat

 

Netty Prasetiyani Heryawan selaku Ketua Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan & Anak Jawa Barat telah mengatakan bahwa pada kasus kekerasan seksual pada anak di Jawa Barat cenderung mengalami peningkatan. Hal itu telah dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Pada kasus kekerasan seksual anak yang terjadi di Jawa Barat, telah mengalami peningkatan, mulai dari maraknya kasus peadofilia yang akhir – akhir ini telah mencuat.

“Kami mengakui pada kasus kekerasan seksual pada anak yang terjadi di Jawa Barat memang telah mengalami peningkatan. Dimana pada tahun 2016 sampai dengan 2017, sudah terjadi 346 kasus,” ungkap Netty di Cirebon, sebagaimana yang telah dilansir dari merdeka.com pada Sabtu 25/3/2017.

Istri dari Gubernur Jawa Barat tersebut telah mengatakan bahwasannya dari ratusan kasus yang sudah terjadi di Jabar, korban didominasi oleh anak – anak yang memang jauh dari pantauan orang tua. Oleh sebab itu, dirinya meminta kepada setiap orang tua, guna memberikan pengawasan serta perhatian pada anak – anaknya.

“Memang pengawasan dari orang tua itu harus bisa diperketat lagi. Apabila pengawasannya lemah, maka dengan mudah para predator – predator anak tersebut akan mendekat,” imbuhnya.

Dirinya jga menambahkan apabila pihaknya juga telah mendapatkan kaporan adanya kekerasan seksual kepada anak yang jumlahnya juga tidak sedikit. Terdapat sejumlah kasus pada sejumlah wilayah yang beda. Namun ada dua daerah yang telah menimbulkan korban yang cukup besar.

“Korbannya tidak sedikit, kasus tersebut terjadi di Karawang dan Garut. Di Karawang, terdapat 28 anak yang telah dicabuli oleh seorang pelatih sepakbola. Sementara itu di Garut, juga ada 8 anak yang menjadi korban. Ada pula di sejumlah daerah lain yang juga menjadi korban,” jelasnya.

Karena itulah, Netty pun meminta terhadap pada orang tua agar lebih lagi dalam melakukan pengawasan terhadap anak – anak. Utamanya pada tayangan serta perkembangan terkonologi seperti saat ini.

Memang ada banyak manfaatnya bisa mampu diserap dengan baik oleh anak – anak. Namun juga masih tetap perlu adanya pengawasan yang ketat dari orang tua, sebab teknologi akan terus berkembang dan pengawasan pun harus bisa lebih ketat lagi.

Be Sociable, Share!