Kabar Nasional – Keluar Dari Rutan, Dahlan Iskan Menitikkan Air Mata

 

Tersangka dugaan dari kasus korupsi dari pelepasan 33 aset dari TP. Panca Wira Usaha atau PWU, BUMN milik dari Pemerintahan Provinsi Jawa Timur yaitu Dahlan Iskan telah resmi menjadi seornag tahanan kota ataupun keluar dari Rutan klas I Kota Surabaya yang beralamatkan di Medaeng Waru Kota Sidoarjo, Jawa Timur.

Dahlan Iskan menggunakan kaos oblong yang berwarna putih, terlihat keluar  dari rumha tahanan Medaeng kurang lebih pada pukul 22:57 WIB. Dia pun tetap tak banyak berkomentar yang terkait dengan dikabulkannya surat permohonan dari penanggulangan penahanan yang sudah diajukan keuarganya kepada penyidik Kejati Jawa timur pada pukul  15:00 WIB.

“Terima kasih aatas semuanya,”jelas Dahlan Iskan singkat saat keluar dari gerbang Rumah Tahanan Medaeng pada hari Senin, 31/10/2016 kemarin.

Setelah dikonfirmasi secara terpisah maka Kasi Penyidikan Pidana Khusus dari Kejati Jawa Timur Dandeni Herdiana yang telah membenarkan hal itu. “Kondisi kesehatan dari Dahlan Iskan saat ini memang menajdi pertimbangan dikabulkannya permohonan dari adanya penangguhan dari penahanan itu,” jelas Dia.

Dandeni telah mengatakan bahwasannya sebagai penjamin di dalam surat permohonan tersebut merupakan keluarga besar Dahlan, diantaranya adalah istri, anak dan juga menantunya. “Selain  hal itu di dalam surat juga sudah dilampirkan juga rekam medic dari seorang dokter yang ada kaitannya dengan kesehatan Dahlan Iskan,” jelas Dia.

Dandeni telah menyampaikan bahwasannya setelah dialihkan di status penahanannya kemduian Dahlan diwajibkan guna laporan ke para penyidik Kejati Jawa Timur di hari senin dan juga Kamis di tiap pekannya. “Tersangka wajib melaporkan di hari Senin dan Kamis, sampai perkara itu masuk di dalam persidangan,” jelasnya.

dandeni telah menegaskan bahwasannya pengajuan pengallihan status penahanan itu sudah diajukan oleh pihak keluarga kepada tim penyidik pada hari Senin pukul 15:00 WIB, setelah Dahlan Iskan telah menjalani pemeriksaan perdananya sebagai tersangka di Kejati jawa Timur.

“Permohonan  baru sudah dikabulkan kurang lebih pada pukul 21:00 WIB dikarenakan permohonan itu tak hanya membutuhkan adanya persetujuan Pak Kajati Jawa Timur saja namun juga dari Kejagung RI,” jelas Dandeni.

Be Sociable, Share!