Kabar Nasional – Kemarau Melanda, Warga Desa Somorejo Harus Berjalan 3 km Menuju Sumber Air

 

Musim penghujan agaknya sudah jauh pergi, dan musim kemarau kembali menyapa. Salah satu desa yang sedang disapa musim kemarau ini adalah desa Somorejo,Kabupaten Purworejo Jawa Tengah. Sumber air yang sejatinya digunakan untuk kebutuhan pokok harian kini susah dijangkau. Mengharuskan para warga untuk lebih berjuang dalam mendapatkan air.

Jika dulu hanya dengan menyalakan air kran saja sudah bisa mendapatkan air, kini warga harus berjalan sejauh 3 km guna mengambil air di sumber air di atas bukit. Ya saat ini satu satunya sumber air yang tersisa di desa ini hanya ada di atas bukit desa. Airnya pun sudah tak jernih, keruh berwarna kecoklatan dengan medan tempuh yang tak mudah.

Warga mengaku terpaksa tetap menggunakan air yang sudah tak layak konsumsi ini karena memang hanya air ini saja yang ada. Air keruh ini harus didiamkan terlebih dahulu agar kotoran yang ada mengendap kemudian akan dimanfaatkan warga untuk memenuhi kebutuhan pokok mereka. Warga pun menggunakan air ini untuk memasak makanan, mandi bahkan minum. Kekurangan air ini sudah lazim terjadi di desa yang berada di kawasan bukit menoreh. Setiap kali musim kemarau datang, setiap kali itu pula warga kesulitan mendapatkan air. Kini pemandangan warga membawa jurigen berisi air keruh menjadi pemandangan tiap hari di desa ini.

Pemerintah setempat pun sudah berupaya memberikan bantuan air bersih. Karena desa ini merupakan salah satu desa yang selalu tercatat di BPBD Purworejo untuk dipasok kebutuhan airnya. Biasanya truk – truk tangki pengangkut air bersih akan datang satu minggu 3 kali dan setiap warga dijatah 5-6 jurigen. Air bersih tidak bisa diberikan setiap hari karena di wilayah lain pun juga banyak yang mengalami kekurangan air. Jadi, truk – truk tangki dijadwalkan untuk memeratakan air di semua wilayah yang masuk dalam zona darurat air bersih.  Selain karena musim kemarau faktor rendahnya resapan air tanah di wilayah tersebut menjadi salah satu alasan mengapa di desa ini sudah kekurangan air padahal masih satu bulan musim kemarau menyapa.

Be Sociable, Share!