Kabar Nasional – Kemensos Segera Kirimkan Tim Trauma Healing Pasca Gempa Aceh

 

Dari kementrian social telah mengirimkan tim yang bsia menangani penyembuhan trauma atau disebut dengan trauma healing pasca bencana dalam menangani korban bencana gempa yang terjadi di Pidie Jaya Aceh.

Dari  pihak trauma healing itu telah diberangkatkan untuk bsia membangun kembali mental para korban pasca bencana gempa yang sudah mengguncang Aceh, seperti yang dilansir dalam kompas.com pada hari Jumat, 09/12/2016 pagi.

Khofifah Indar Parawansa selaku menteri social telah mengatakan bahwa anak dan juga perempuan merupakan kelompok yang begitu paling rentan untuk mengalami trauma pasca bencana. Baginya, trauma healing begitu sangatlah penting guna kepanika warga dapat berkurang jadi penanggulangan pasca bencana pun dapat berjalan secara baik dan juga komprehensif.

Pemulihan itu tak bisa dilakukan hanya sekali saja, emngingat untuk mengobati psikis memang jauh lebih kompleks dari pada fisik. “Dari pihak pemerintah tak hanya harus berfokus pada pemulihan infrastruktur pasca terjadinya gempa, tapi dalam pemulihan psikologi korban. Janganlah sampai mereka kini mengalami stress ataupun depresi,” jelas Khofifah di dalam keterangannya yang dia tulis pada hari Kamis, 08/12/2016.

Khofifah juga menambahkan selain adnaya kejadian bencana gempa bumi tersebut, kondisi posko pengungsiannya juga sangat minim fasilitas dan juga tidak ada hiduran yang bisa cenderung bsia membawa anak dalam keadaan yang tidak baik yaitu bisa mengakibatkan stress dan juga depresi.

Trauma healing  yang sudah dilakukan dari pihak Kementrian Sosial itu berupa hiburan kepad apara korban pasca bencana.untuk anak-anak akan dilakukan dengan cara bermain, yaitu dengan menceritakan sebuah dongeng, menyanyikan lagu dan juga berbagai kegiatan kesenian ataupun yang lainnya.

Sedangkan untuk para orang dewasa dari trauma healing ini telah dilakukan seperti konseling. Karena harapannya kepada para korban bencana dapat melupakan kejadian gempa ini dan bisa bangkit dari keterpurukkan.

Bagi Khofifah, selain dilakukannya trauma healing hal yang paling penting adalah dengan mitigasi, pelatihan dan juga persiapan untuk para korban bencana jauh dari bencana itu terjadi. “jadi kesiapan dalam menghadapi bencana memang jauh lebih penting dilakukan, guna tak ada trauma yang berlebihan lagi,” jelasnya.

Be Sociable, Share!