Kabar Nasional – Kepala BNN : Coba Nanti Praktikkan Ide Saya, Napi Narkoba Dijaga Buaya

 

Komjen Budi Waseso atau yang akrab disapa Buwas selaku Kepala BNN (Badan Narkotika Nasional) kembali menyinggung  terkait idenya yang memanfaatkan buaya untuk menjadi penjaga para narapidana kasus narkotika.

Hal tersebut menyusul adanya rencana penerapan sistem “one person one prison” atau satu tersangka satu sel penjara untuk napi narkoba oleh Ditjen Pas Kemenkumham. Sistem tersebut rencananya akan diterapkan untuk mencegah peredaran dan pengendalian narkoba dari dalam lapas.

“Saya bilang, nanti uji coba terakhir sistem one person one prison ini tidak bekerja dengan baik, maka akan dipraktikkan ide saya dengan dijaga oleh para buaya. Sebab buaya tidak bisa disuap, tidak bisa dipengaruhi juga” kata Buwas di Kantor BNN, daerah Cawang, Jakarta Timur, pada Selasa (22/08/2017).

Kendati demikian, bukan berarti Buwas tak mendukung terkait dengan kebijakan Kemenkumham yang menerapkan sistem tersebut kepada narapidana kasus narkoba. Dirinya mendukung segala upaya yang dilakukan pemerintah dalam usaha memutus mata rantai peredaran narkoba di Indonesia.

Menurutnya, saat ini sistem yang sudah berjalan di lembaga pemasyarakatan harus benar – benar dilakukan pembenahan, ditempatkan satu orang satu sel sekalipun, kalau tetap ada perantara yang berkeliaran dalam lapas, maka sistem itu akan sia – sia saja.

“Makanya yang saat ini perlu dibangun adalah sistemnya sehingga tak ada lagi kontak langsung yang terjadi antara napi dengan petugas. Itu yang sangat penting,” ujar dia.

Jenderal bintang tiga tersebut juga menyoroti soal penempatan kamera CCTV di beberapa lapas. Menurutnya, sejauh ini kamera CCTV cenderung lebih banyak yang mengawasi petugasnya daripada narapidananya.

“Ini kan sudah terbalik, berarti sistemnya yang sebenarnya salah,” kata Buwas.

Walaupun begitu, lanjut dia, BNN hanya dapat memberikan masukan dalam rangka pengawasan kepada narapidana kasus narkotika. Segala kebijakan terkait dengan sel tahanan ada pada Ditjen Pas Kemenkumham.

Namun Buwas meminta supaya Ditjen Pas Kemenkumham selalu terbuka mengenai persoalan yang saat ini tengah dihadapi di lembaga pemasyarakatan. Apalagi mereka sejauh ini kerap kecolongan sial keterlibatan narapidana yang ada di dalam lapas pada bisnis gelap narkoba. Bahkan praktik tersebut sudah beberapa kali melibatkan oknum petugas lapas.

Be Sociable, Share!