Kabar Nasional – Kepingan Tembok Berlin Akan Dipasang di Kalijodo

Potongan kepingan dari tembok Berlin akan terpasang pada Taman Kalijodo di Jakarta Utara. Potongan dari tembok yang sebelumnya pernah menjadi tembok pemisah diantara Jerman Timur dan Jerman Barat tersebut akan dipasang sebagai symbol bahwasannya ruang terbuka hijau dengan ruang terpadu ramah anak itu merupakan milik seluruh kalangan.

Djarot Saiful HIdayat selaku Gubernur DKI Jakarta rencananya akan meresmikan secara langsung pemasangan dari potongan tembok Berlin tersebut pada tanggal 3 Oktober yang akan datang.

“Maknanya supaya diantara kita semua tidak ada batasannya. Orang Indonesia tidak memiliki batas – batas, kita ini satu, tak ada batasan yang akan menghalangi. Oleh sebab itu, terdapat patung penembus batas serta temboknya terdapat lempengan tembok Berlin sebanyak empat biji,” ungkap Djarot ketika meninjau langsung lokasi pemasangan yang bertempat di Kalijodo pada Selasa 12/9/2017.

Potongan tembok Berlin itu, pada saat ini masih berada di Pamulang. Rencananya, potongan itu akan dibawa menuju Jakarta pada tanggal 26 September mendatang.

“Berdasarkan informasi yang sudah saya dapatkan, akan datang pada 26 September. Oleh sebab itu, sekarang kami tengah membangun konstruksi untuk dudukannya,” imbuh Djarot.

Pemilihan 3 Oktober sebagai peresmian pun memiliki makna tersendiri, sebab pada tanggal itu tembok Berlin telah runtuh serta menandai akan bersatunya Jerman Timur dan Jerman Barat.

Selain akan meresmikan pemasangan dari potongan Tembok Berlin, rencananya Djarot akan meresmikan juga Masjid Al Mubarokah. Dulunya Masjid Mubarokah berada pada area palacuran dimana pada saat ini telah berubah menjadi RTH Kalijodo.

Gubernur Djarot juga menjelaskan apabila pembangunan masjid itu merupakan salah satu janji yang telah diberikan oleh pendahulunya, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok bersama dirinya pada masyarakat Kalijodo.

“Dulunya kecil, gak sampai 150 meter persegi. Saat ini sudah dibangun disini dengan lebih luas, kurang lebih 500 hingga 600 meter persegi, bahkan luasnya hampir 2000 meter persegi,” imbuhnya.

Lebih lanjut lagi, Djarot juga telah meminta pada Dinas Bina Marga agar membangunkan jembatan penyeberangan orang guna memudahkan akses dari warga yang menginginkan beribadah di Masjid. Hal tersebut karena masjid berada di seberah RPTRA dan RTH Kalijodo.

About The Author