Kabar Nasional – Kericuhan di Rutan Pekanbaru Dipicu Aksi Provokasi Tahanan

 

Kericuhan telah mewarnai proses pemindahan tahanan pada Rutan Kelas llB di Kota Pekanbaru. Kericuhan tersebut telah terjadi karena dipicu aksi provokasi yang telah dilakukan oleh sejumlah tahanan.

“Terdapat upaya provokasi yang sudah dilakukan oleh sejumlah tahanan kepada tahanan yang lainnya ketika akan dipindahkan. Oleh sebab itu, kami pun akan melakukan komunikasi bersama pihak Rutan pada upaya pemindahan serta pemisahan dari sekitar 21 tahanan tersebut,” ujar AKBP Edy Sumardi Priadinata selaku Wakil Kepala Polres Kota Pekanbaru ketika ditemui pada Minggu 16/7/2017.

Kericuhan yang terjadi di rutan, telah berawal ketika Kanwilkumham Riau tengah memindahkan narapidanan pada hari Sabtu malam 15/7/2017. Sekitar pukul sepuluh malam, telah timbul kerusuhan dikarenakan sejumlah narapidana serta ada tahanan yang mengamuk dan berteriak dikarenakan tak terima saat dipindahkan oleh pihak kepolisian bersama Brimob Polda Riau.

Rencananya, terdapat 17 tahanan dari Rutan yang akan dipindah menuju Lembaga Pemasyarakatan Bangkinan, Lapas Tembilahan serta Lapas Pasir Pengaraian. Tetapi, karena adanya kericuhan tersebut telah membuat jumlah tahanan yang akan dipindah bertambah, jumlahnya menjadi 58 orang.

Dimana nantinya akan ada 20 tahanan yang akan dipindah menuju Lapas Pasir Pangaraian, 29 napi menuju Lapas Bangkinang serta sisanya akan dipindah ke Lapas Tembilahan.

“Pihak kepolisian akan mengawal pemindahan dari para napi tersebut menuju Lapas di daerah. Sementara itu, personel yang lainnya masih akan bertahan di sekitaran Rumah Tahanan Sialang Bungkuk Pekanbaru guna mengantisipasi,” imbuhnya.

Menurut Edy, keributan telah dipicu dikarenakan adanya tahanan yang tak bersedia untuk dipindahkan. Napi yang tidak terima, pun lantas melakukan provokasi sehingga membuat para napi lainnya menjadi ikut ikutan teriak.

“Selain proses pemindahan, kita pun juga dengan melakukan pemeriksaan narkotika serta senjata tajam. Bersama petugas lapas sebanyak 150 orang dan dibantu dengan 600 personel gabungan dari Polri serta TNI,” kata Edy.

Rutan yang berada di jalan Sialang Bungkuk tersebut, pada saat ini memang telah mengalami over kapasitas. Karena itulah, perlu dilakukan pemindahan tahanan. Pada saat ini, tercatat ada 1.231 tahanan yang ada di lapas tersebut.

Be Sociable, Share!