Kabar Nasional – Kisah Gadis Kecil yang Menjadi Pusat Perhatian Banyak Orang

 

Kabar kematian dari Miftahul Dwi Khasanah yaitu siswi yang masih duduk di kelas  VIII SMP Ma’arif Ponorogo karena ditabrak pengendara sepeda motor kini menuai banyak simpati. Tidak hanya dari warga sekitar Ponorogo saja, uluran bantuan yang diberikan masih saja terus bergullir dari beberapa daerah walaupun dari tim Donasi memang sudah menutup penerimaan dari bantuan dari tanggal 31 Oktober 2016.

Miftah, panggilan dari anak kedua bapak Pujo dan Samini ini telah menjadi trending topic di medsos dan juga perbincangan saat berada di warung kopi yang telah tewas tertabrak siswa dari SMK PGRI II Ponorogo yaitu di Jalan Niken Gantini, Kel. Singosaren, Ponorogo pada hari Selasa, 25/10/2016 silam.

Bersama dengan bapak dan adik almarhumah yaitu yang bernama Jovi tinggal di sebuah rumah yang berdindingkan bambu ukurannya 6 x5 m saja. Di dalam rumahnya  itu MIftah tidur di sebuah kasur yang lusuh bersama dengan adiknya. Dan sementara itu, bapaknya tidur dengan beralaskan tikar.

Karena mereka hanya memiliki harta satu-satunya yaitu hewan kambing sebanyak 2 maka setiap malam hari selalu di bawa di dalam rumah dan bersama tidur dengan mereka. Untuk itu tak heran jika banyak sekali ditemukan kototran kambing di beberapa tempat di dalam rumah itu.

Dan mirisnya lagi, disaat hujan lebat datang, atap rumahnya banyak sekali bocor dan juga tiupan anginya membawa airnya masuk di dalam rumah. Untuk buang air saja, MIftah harus pergi ke kebun karena mereka tak emiliki kamar  mandi. Biasanya saja,  untuk masalah mandi,  bapaknya yang menimbakan air di dalam kaleng bekas cat.

“JIka Miftah mandi, saya dan juga adiknya pergi keluar rumah, sedangkan saya memang mandi sendiri di sungai sekitar bersama dengan adiknya,” jelas Pujo.

Peristiwa naas itu dialami Mifta saat pulang sekolah dengan menggunakan sepeda menuju rumahnya. Saat itu dia sudah mengantarkan temannya di sebuah perumahan yang ada di Singosaren, Ponorogo. Disaat menyeberang tiba-tiba ad sepeda otor Suzuki FU yang diketahui FD. Tabrakanpun tidak dapat dihindari.

Karena kejadian MIftah terhempas di jalan raya dengan kepala keluar darah. Kemudian dia segera dilarikan di RSU Madiun dan belum sempat dilakukan operasi karena adanya pendarahan di kepala, MIfta meninggal dunia.

Be Sociable, Share!

 
1  

Tags

, ,

Related Posts

  • No Related Posts

About the author