Kabar Nasional – Kisah Mengharukan Aminah, Tewas Bersama Bayi yang Masih Dikandungnya

Kisah yang menguak kesedihan kini teah kembali lagi terjadi di Ibu Kota. Ada seorang wanita yang masih muda berusia 28 tahun telah menghembuskan nafasnya terakhir disaat akan melahirkan buah hatinya di RSUD Pasar Rebo. Wanita tersebut bernama Aminah. Aminah akhirnya meninggal dunia bersama buah hatinya yang masih dalam kandingan dikarenakan sang ibunda terkena darah tinggi sampai pembuluh darahnya pecah.

Kabar kematian inilah dengan sontak membuat masyarakat menjadi geger khususnya di daerah Ciragas, Jaktim. Apalagi sebelum dia meninggal dunia, Aminah dalam kondisi yang kritis dan juga dibawa dari kontrakannya dengan menggunakan angkot.

Salah satu rekan korban yaitu Tina telah menuturkan disaat pukul 08:00 WIB masih terdengar suaranya berteriak untuk meminta tolong. Tinapun segera bergegas dan meminta bantuan kepada tetangga yang llainnya yaitu Boy dan Mamat, ternyata kamarnya masih terkunci dari dalam dan pintupun didobrak dengan paksa.

“Suami Aminah yang bernama Naim, ternyata berangkat kerja. Disaat pintu didobrak, ternyata Aminah sudah terbaring lemas berada di kasur. Diapun juag terlihat bahwa air ketubannya pecah,” jelas Tina seperti yang dilansir dalam metro.sindonews.com pada hari Sabtu, 23/07/2016. Melihat hal itu para tetanggapun segera bergerak cepat yaitu dengan membawa Aminah segera diantar ke Puskesmas menggunakan angkot.

Mamat saat ditemui telah mengatakan saat di dalam angkot Aminah memang sudah dalam keadaan sangat lemas dan juga tidak sadarkan diri. “waktu saat sampai ke Puskesmaskodisi dari pasien memang parah, saat itu ada 2 dokter yang langsung memeriksa Aminah,” jelasnya.

Karena melihat kondisinya yang semakin  kritis, maka dokter yang ada di puskesmas segera merujuknya ke RSUD Pasar Rebo. Aminah segera dipindah dengan menggunakan ambulans yang ditemani juga oleh sang dokter. “Saya juga sempat ikut, namun jalanan saat itu sangat macet. Saya pun segera turun untuk membantu mengatur jalan supaya bisa segera sampai ke RSUD,” tambahnya.

Setibha di RSUD, kodisi Aminahpun semakin memburuk. Dokter telah memberitahu bahwa tekanan darahnya masih begitu tinggi. Kemudian Aminah segera di bawa ke IGD, disana diapun ditangani oleh dokter dengan begitu seerius.

Tapi, pada akhirnya dokter pun tidak bisa berbuat banyak, dikarenakan Aminah memang kritisdan akhirnya pukul 10:15 WIB Aminah meninggal dunia beserta banyi yang masih di dalam kandungan. Dr.Nugroho pun juga menyebutkan kondisi pasien saat itu juga dalam kondisi yang sangat kritis.

About The Author