Kabar Nasional – Korban Tewas Speedboat Tenggelam Terus Bertambah Jadi 10 Orang

Badan SAR Nasional telah menyampaikan apabila insiden tenggelamnya speedboat atau kapal motor cepat, SB Rejeki Baru Kharisma pada perairan Tarakan, Kalimantan Utara sudah menewaskan 10 orang. Saat ini, sudah ada 20 orang yang berhasil diselamatkan serta dibawa menuju RSUD Tarakan.

“Sedangkan koban yang telah dievakuasi ada 30 orang. 20 korban selamat serta 10 korban meninggal dunia. Data tersebut merupakan sumber dari SAR Balikpapan,” ungkap M Yusuf Latif selaku Humas Basarnas pada Selasa 25/7/2017.

Yusuf mengungkapkan apabila proses pencarian korban pun masih akan terus dilakukan. Menurutnya, Tim SAR gabungan cukup kesulitan untuk melakukan pencarian, tidak hanya karena kondisi alam namun juga ditambah dengan data dari penumpang kapal yang masih belum jelas.

“Sampai sekarang manifest masih belu ada kejelasan,” imbuhnya.

Speedboat tersebut telah melayani penyeberangan Tanjung Selor – Tarakan. Kapal yang dinahkodai oleh Boket, telah berangkat dari Pelabuhan Tengkayu di Tarakan menuju ke Tanjung Selor. Tetapi sekitar pukul 09:40 WITA, kapal yang dikemudikan oleh pemilik kapal tersebut telah mengalami kecelakaan kemudian terbalik.

Berdasarkan keterangan dari Yusuf, tim SAR gabungan sudah mengerahkan sejumlah kapal guna mencari korban yang sampai saat ini belu ditemukan pada perairan Tarakan tersebut. Ada satu unit ambulans milik RSUD Tarakan serta dua ambilan dari TNI AL juga telah bersiaga di daratan.

“Pada saat ini, masih dilakukan SAR korban atas terbaliknya SB Sumber Rejeki Baru Kharisma pada Tempat Kejadian Perkara,” tambah Yusuf.

Perahu motor SB Rejeki Baru Kharisma telah tenggelam pada perairan Tarakan, Kalimantan Utara pada Selasa 25/7/2017. Speedboat nahas tersebut telah tenggelam dan berdasarkan perkiraan awal, perahu cepat itu membawa sekitar 48 orang.

Yusuf menambahkan apabila berdasarkan dari keterangan korban selamat, perahu cepat itu sudah mulai oleng ketika tidak lama sesudah bergerak dari Pelabuhan. Sekitar 10 menit kemudian, sang nahkoda pun membanting stirnya ke kanan lalu membantingnya lagi ke kiri.

‘Tiba – tiba saja nahkoda membanting setir ke kanan dan akhirnya oleng. Kemudian nahkoda membantingnya ke kiri dan selanjutnya speedboat terbalik,” beber Yusuf berdasar keterangan korban selamat.

About The Author