Kabar Nasional – Mahasiswa Pembunuh Dosen UMSU telah Dijatuhi Hukuman Seumur Hidup

Roymardo Sah Siregar 20 tahun, telah dijatuhi dengan hukuman seumur hidup. Dirinya telah dinyatakan terbukti telah bersalah dengan melakukan pembunuhan pada Nurain Lubis selaku dosennya pada Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara atau UMSU. Pembunuhan tersebut, sebelumnya telah direncanakan oleh Roymando.

Vonis bersalah serta hukuman pada Roymando telah dijatuhkan oleh majelis hakim yang telah diketuai oleh Sontan Merauke Sinaga yang bertempat di Pengadilan Negeri Medan pada Selasa 31/1/2017. Mereka telah menyatakan bahwa Roymando sudah melakukan perbuatan yang telah diatur serta diancam dengan hukuman Pasal 340 KUHP dengan ancaman hukuman penjara seumur hidup.

“Menyatakan bahawa terdakawa Roymando Sah Siregar telah terbukti secara sah serta meyakinkan bersalah seudah melakukan pembunuhan secara berencana. Menjatuhkan pidana penjara pada terdakawa dalam waktu seumur hidup,” ungkap Sontan.

Hukuman yang telah dijatuhkan sama dengan yang menjadi tuntutan dari jaksa. Majelis hakim telah menyatakan bahwa tak ada hal yang telah meringankan hukuman terhadap terdakwa.

Menyikapi hukuman yang telah dijatuhkan oleh majelis hakim, penasihat hukum dari terdakwa telah menyatakan bahwa mereka akan melakukan upaya banding.

Setelah mendengarkan putusan itu, ketiga kakak terdakwa nampak menangis terisak. Keluarga korban pun tidak kalah histerisnya. Mereka pun telah mengejar Roymando yang sudah dibawa oleh satpam. Salah satu diantaranya bahkan telah mencoba untuk memukul, tetapi petugas keamanan pun dengan cepat melarikannya menuju ruang tahanan.

Potensi akan kericuhan itu sebenarnya telah diantisipasi oleh petugas. Pada saat persidangan tengah berlangsung, Roymando pun duduk pada kursi terdakwa dengan mendapatkan pengawalan oleh pihak kepolisian, pihak satpam dari PN Medan serta pengawal tahanan. Merka pun nampak berdiri sejajal dibelakang Roymando yang terus menunduk. Dan seperti yang telah diperkirakan, kericuhan memang telah terjadi selepas persidangan.

Pada perkara ini, Roymardo telah terpikir akan membunuh dosennya semenjak bangun tidur pada tempat kostnya yang berada di Jalan Tuasan Medan, pada pukul 08:00 WIB. Tidak hanya itu saja, terdakwa juga telah menaruh rasa benci serta dendam sebab korban seringkali memarahi tersangka. Korban pun juga telah mengancam serta akan memberikan nilai yang jelek pada Roymando.

About The Author