Kabar Nasional – Mahfud MD Bersiap Adu Argumen bersama Pansus Angket KPK

 

Mahfud MD selaku Guru Besar di Fakultas Hukum UII Yogyakarta, telah bersiap untuk hadir pada Rapat Dengar Pendapat atau RDP bersama Panitia Khusus Hak Angket KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi). Dirinya bersedia untuk menghadiri rapat tersebut apabila memang mendapatkan undangan dari pihak DPR.

Kesiapan dari Mahfud MD tersebut telah diungkapkannya dalam akun twitter miliknya @mohmahfudmd pada Minggu 10/7/2017. Pada akun tersebut, memang merupakan akun resmi dari mantan menteri pertahanan tersebut serta telah memiliki followers sebanyak 1,46 juta. Akun tersebut tercatat sudah terdaftar sejak tahun 2011 silam.

“Sehubungan dengan adanya pemberitahuan bahwasannya selain Yusril, saya pun akan diundang oleh DPR untuk RDP Angket KPK, saya pun menyatakan siap hadir apabila memang diundang,” ujar mantan Ketua MK periode 2008 – 2013 tersebut.

Sebagaimana yang telah dikatakan oleh Mahfud, DPR merupakan salah satu tempat yang tepat beradu argument.

“Saat ini kita tidak mencari kemenangan atau kekalahan, namun mencari sebuah kebenaran dan kesalahan dari sudut konstitusi,” imbuhnya.

Mahfud percaya apabila mereka yang setuju atau tidak setuju atas hak angket, tentu saja sama – sama ingin bisa memerangai korupsi secara total.

“Disinilah perlu adanya adu argument,” tegasnya.

Bahkan, Mahfud MD pun mengatakan apabila Dewan Perwakilan Rakyat harus bisa adil serta mengundang seluruh pihak.

“Karena selama ini, memang ada yang bilang bahwasannya hanya Yusril yang bersedia untuk datang. Saya pun juga siap untuk datang apabila memang benar diundang,” sebagaimana yang diungkapkan oleh Mahfud pada akun twitter miliknya.

Namun Mahfud MD mengungkapkan apabila RDP dilakukan pada pekan ini dan dirinya memang mendapatkan undangan, maka dirinya pun tidak bisa untuk menghadirinya sebab saat ini dirinya masih berada di Benua Eropa. Dirinya sanggup untuk datang mengikuti RPD apabila diundang pada pekan depan.

Sebelumnya, memang Pansus KPK sudah mengundang sejumlah orang yang memang kompeten di bidangnya. Mulai dari Yusril Ihza Mahendra yang merupakan ahli hukum Tata Negera, Profesor Romli Atmasasmita yang merupakan ahli hukum pidana serta Zain Badjeber.

Be Sociable, Share!