Kabar Nasional – Memantau Twitter, Polisi Berhasil Bongkar Prostitusi Online

 

Jajaran Unit Kriminal Khusus dari Polres Metro Bekasi Kota telah berhasil membongkar praktik prostitusi dengan cara online pada wilayah Bekasi. Pihak kepolisian juga telah menetapkan salah seorang perempuan yang berinisial TJ atau BQ 22 tahun, sebagai tersangka. TJ diduga sebagai seorang mucikari.

AKP Wahid Key selaku Kanit Kriminal Khusus Polres Metro Bekasi Kota mengungkapkan bahwa kasus tersebut berhasil diungkap setelah petugas tengah mencermati akan maraknya prostitusi online.

“Kemudian kami telah melakukan penyelidikan pada akun Twitter yang terdapat di media sosial,” ungkap Wahid ketika dimintai keterangan pada Jum’at 20/1/2017.

Berdasarkan hasil dari penyelidikan yang telah dilakukan, petugas pun mendapatkan sebuah akun Twitter yang telah menawarkan wanita atau dikenal dengan jasa prostitusi. Oleh sebab itu, akhirnya pihak kepolisian pun melakukan penyamaran dengan menjadi seorang pelanggan. Oknum polisi berusaha mendekati tersangka dengan berpura – pura tengah membutuhkan salah seorang anak buah tersangka untuk bisa menemaninya.

“Anggota telah melakukan penyamaran guna melakukan penangkapan pada Apartemen Center Point di Bekasi Selatan. Disana terdapat tersangkat TJ. Kami pun berhasil mengamankan korban yang akan dijadikan PSK dan berinisial AC, 16 tahun,” imbuh Wahid.

Pada kasus tersebut, pihak penyidik berhasil menyita barang bukti 2 kondom bekas, 4 kondom baru, 9 buah handphone, pakaian dalam wanita, akte kelahiran, 3 dompet serta uang tunai senilai Rp 1,25 juta.

Wahid juga menambahkan apabila pihak kepolisian pada saat ini juga masih terus mengembangkan kasus ini. Wahid pun yakin masih ada tersangka lain dari komplotan ini. Sebab prostitusi online memang saat ini sedang marak, sehingga memungkinkan bagi orang – orang tertentu untuk melakukan perbuatan – perbuatan terlarang.

“Saat ini pihak kami masih terus melakukan pencarian. Dalam kasus ini masih pada 2 orang tersangka yang lainnya,” kata Wahid.

Sementara itu, pada saat ini tersangka yang berhasil ditangkap telah mendekam pada sel tahanan di Polres Metro Bekasi. Tersangka akan dijerat pasal berlapis mengenai tindak pidana perdagangan orang serta pasal perlindungan anak. Tersangka pun terancam dengan hukuman penjara selama 15 tahun.

Be Sociable, Share!