Kabar Nasional – Menengok Wacana Kartu Kartin1 Menjadi Identitas Penduduk Indonesia

 

Pemerintah telah berencana untuk mengeluarkan satu saja kartu untuk identitas bagi penduduk Indonesia. Pada satu kartu tersebut, telah meliputi kartu KTP, ATM, Nomor Pokok Wajib Pajak sampai Nomor Induk Kependudukan.

Pada waktu dekat ini, kartu tersebut masih akan diluncurkan. Kartu tersebut nantinya akan diberikan nama Kartu Indonesia Satu ataupun Kartin1. Rencananya, kartu sakti tersebut merupakan kartu yang terintegrasi dengan banyak layanan, seperti  KTP, SIM, e – Toll, e – Money, ATM, NPWP, BPJS Kesehatan dan lainnya.

“Kita lihat Jum’at nanti (peluncurannya). Kita sekaligus juga akan melaunching serta menunjukkan prototype – nya. Siapakah yang ingin ikut, ayoo. Ini bagus banget,” ungkap Ken Dwijugiasteadi selaku Dirjen Pajak ketika ditemui di Kemenkeu, Jakarta, sebagaimana yang telah dikutip dari detik.com pada Kamis 30/3/2017.

Terkait akan permasalahan ATM maupun perbankan, Ken pun masih akan meminta izin pada Bank Indonesia supaya rekeningnya bisa diintegrasikan.

“Sehingga, apabila kalian telah memiliki kartu tersebut, bisa untuk e – troll, e – money, ada NPWP yang berizin bank, misalnya Bank Mandiri. Mereka yang izin pada BI, bukannya saya,” bebernya.

Ken mengungkapkan apabila sudah ada banyak masyarakat yang telah menanti munculnya kartu Kartin1. Pada selanjutnya, aka nada masyarakat yang telah diwajibkan untuk memiliki kartu ini serta ada pula yang akan mendaftarnya dengan cara sukarela.

“Masyarakat pun tenagn menanti, apakah ada mandatory, self assessment, hingga voluntary. WP nya akan datang sendiri, juga cap jari. Oh sama,” imbuhnya.

Kartin1 adalah kartu identitas baru untuk masyarakat yang telah menghubungkannya dengan fungsi NPWP, identitas Surat Izin Mengemudi, Kartu Tanda Penduduk elektronik atau e – KTP, BPJS, pengenal Surat Tanda Nomor Kendaraan, paspor serta sejumlah identitas yang lainnya.

Masyarakat pun hanya perlu untuk melakukan pembelian sekali saja untuk kartu Kartin1. Guna menggabungkan semua data jadi satu, maka pemilik kartu pun hanya perlu untuk mendatangi instansi terkait maupaun mendaftarkannya sendiri yang nantinya bisa diakses melalui website yang akan disediakan Ditjen Pajak.

Rencana Kartin1 ini merupakan wujud yang tertunda dari program e – KTP.

Be Sociable, Share!