Kabar Nasional – Menghina Polisi di Akun Facebook, NM Kini Ditangkap Polisi

Karena mengunggah sebuah status yang telah menghina pihak polisi di medsos, pria yang berinisial NM yang berusia 19 tahun ini dari warga kota Gorontalo haruslah mempertanggungjawabkan dari perbuatannya. Dari pemuda itupun juga berurusan dengan pihak kepolisian.

“NM pun sudah kami panggil untuk konfirmasi, disaat ini sementara di dalam proses penyelidikan, termasuk dengan meminta keterangan dari para saksi seorang anggota kepolisian,” jelas AKP Tumpal Alexander, dari Kasat Reskrim Polres yang berasal dari Kota Gorontalo, seperti yang telah dilansir dalam kompas.com pada hari Rabu, 07/06/2017.

Status yang telah dia unggah pada hari Minggu, 4/06/2017 itu memang saat ini ramai direspon oleh masyarakat secara umum dan juga juga pihak kepolisian secara khususnya. Bagi informasi, ternyata NM merasa kesal kepada pihak polisi yang sudah menangkap motor adiknya di dalam operasi cipta kondisi.

Di dalam unggahan Fb nya itu, NM telah menulis sebuah status yang isinya “Hai para polisi yang sering sekali menangkap motor di malam hari. Dimanakah kalian? Tak ada uangkah kalian! Tehade (sebuah makian). Sering menangkap motor di tengah malam begini, *nj*ng. nah, seperti itulah kira-kira yang diungkapkan NM di akun Facebooknya.

Uangkapan kebencian itu juga idsertai dengan sebuah foto yang mirip pistol. Ungkapan rasa kebencian itu telah dilanjutkan dengan adanya tulisan yang nadanya menggertak kepada Satuan Perintis, NM telah menulis bahwasannya motor yang telah ditangkap itu adalah milik cucu dari mantan kapolres.

Sementara saat dihubungi secara terpisah, dari pihak Kabid Humas Polda dari Gorontalo, yaitu AKBP wahyu Tri Cahyono ini telah meminta masrayakat untuk berhati-hati lagi dan lebih bijak di dalam menggunakan media sosial.

“Menggunakan media sosial haruslah sehat. Maka gunakan media sosial untuk kepentingan yang produktif dan juga baik,” jelas Wahyu.

Belajar dari beberapa kasus yang berasal dari media sosial, kita sebagai generasi yang bijak seharusnya juga bisa lebih bijak lagi dalam menggunakan media sosial dalam mengekspresikan sesuatu. Jangan semua yang kamu rasakan kamu luapkan disana, karena bisa jadi itu bisa menjadi boomerang untuk dirimu sendiri. Akan lebih baik jika media sosialitu digunakan sebagai sarana mencari informasi, mengekspresikan sebuah karya sendiri, tanpa adanya singgung menyinggung atau menjelekan orang lain. Karena saat ini di Indonesia hukum tentang media sosial sudah lebih ditegakkan.

About The Author