Kabar Nasional – Motif Pembunuhan Istri Kades di Mojokerto, Pelaku Tergiur Uang Korban Senilai Rp 250 Juta

 

Modus dari pembunuhan yang korbannya merupakan istri dari Kepala Desa Sidojangkung, Menganti, Gresik, Luluk Diana (38), telah terungkap. Sebelumnya korban ditemukan tak bernyawa di area hutan jati yang ada di Mojokerto.

Tim gabungan dari Subdit III Jatanras (Kejahatan dan Kekerasan) Direskrimun Polda jatim, Pomal (Polisi Militer Angkatan Laut) dan Satreskrim  Polres Mojokerto akhirnya berhasil menangkap pelaku pembunuhan yang bernama Tri Setyo (51) yang juga merupakan anggota aktif TNI Angkatan Laut yang saat ini berpangkat kopral dua berdinas di Karang Pilang Surabaya.

AKBP Teguh Yus Wadhie selaku Wadireskrimun Polda jatim mengatakan tim gabungan telah berhasil melakukan penangkapan terhadap tersangka pada hari Jumat pagi 11 Agustus 2017. Penangkapan tersebut terjadi di wialayah Ngantang, Malang.

“Kita berhasil amankan mobil dari hasil kejahatan, uang dan senjata api punya tersangka saat melakukan tugas operasi di Aceh,” ujar Teguh.

Dia mengatakan, CCTV yang sudah terpasang di beberapa titik menjadi salah satu petunjuk petugas kepolisian untuk mengetahui keberadaan pelaku.

“Dari hasil rekaman CCTV kita peroleh jika yang bersangkutan tidak sendian yakni dengan tersangka kali – laki. Lalu kita lakukan penyidikan dan penyelidikann terhadap rekaman CCTV di tol yang mengarah pada tersangka yang juga oknum TNI AL,” kata Teguh.

Dia menerangkan, pada awalnya korban yang hendak mengambil uang senilai 250 juta rupiah di sebuah bank swasta yang terletak di Mojokerto. Istri Kepala Desa itu kemudian meminta bantuan Tri Setyo yang diketahui adalah teman sekolah korban saat duduk dibangku SMP dulu untuk mengawalnya selama pengambilan uang.

“Begitu selesai mengambil uang, ternyata tersangka mempunyai niat untuk menguasai dan dilakukanlah eksekusi di tempat kejadian dengan menembak korban.” ujarnya.

Uang dari hasil kejahatan itu dipakai oknum TNI AL itu untuk membayar uang muka sebuah mobil Honda Jazz bekas senilai 30 juta rupiah serta digunakan untuk membeli dua buah Hp dan dibuat foya – foya selama dalam pelariannya.

“Kami berhasil mengamankan beberapa barang bukti seperti dua mobil yakni Toyota Yaris milik korban yang sebelumnya ditinggal oleh pelaku di area parkir Pasar Krian Sidoarjo dan mobil Honda Jazz yang merupakan hasil dari kejahatan pelaku,” Terag Teguh.

Kemudian, uang tunai senilai Rp 133.250.000, pistol tipe FN berwarna hitam, 100 butir lebih peluru, HP serta beberapa barang yang ada di tubuh korban.

“Saat ini tersangka sudah kita serahkan kepada penyidik Pomal dan rencananya nanti seluruh barang bukti juga diserahkan ke TNI AL,” jelasnya.

Be Sociable, Share!