Kabar Nasional – Nonton Jakarta Undercover, Ahok Menginginkan RT RW bisa Aktif Mencegah Protitusi

 

Calon Gubernur Petahana DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, telah mengambil pelajaran yang berharga terkait dengan film yang baru saja ditontonnya. Basuki Tjahaja Purnama atau bisa dipanggil Ahok, memang telah menyaksikan film karya anak bangsa yang berjudul Jakarta Undercover. Kini, dirinya mengetahui bahwasannya kunci utama dari pemberantasan prostitusi yang terjadi di ibukota ada pada tangan RT RW.

Ahok telah mengungkapkan, bahwa prostitusi yang terjadi di ibu kota, telah dilakukan dengan sejumlah metode. Mulai menjadi pelayan  hotel hingga melalui transaksi secara online. Hal itu semua pun telah terungkap dari pihak kepolisian.

“Ya memang hal itu juga sudah pernah keluar kan, pada koran yang waktu ada yang ketangkep kemudian juga ada yang berada di hotel juga sempat melakukan prostitusi online melalui telepon,” ungkap Ahok pada kawasan Kuningan, Jaksel pada Rabu 8/3/2017.

Ahok juga menuturkan apabila film yang berjudul Jakarta Undercover dengan durasi sekitar 120 menit tersebut telah mengajarkan cara yang paling efektif guna melakukan penanganan kepada salah satu penyakit masyarakat tersebut. Caranya dengan melibatkan pihak RT RW.

“Oleh sebab itu, saya pun bilang bisa mau nggak mau kita ini harus belajar dulu baru bisa tahu. Ada pesta ketika rumah sedang sepi, hanya ada suara dan ternyata musiknya melalui Bluetooth. Sehingga, pesta di rumah, yang menjadi kuncinya adanya tetangga, RT dan RW. Dasawisma PKK pun harus terus berjalan, sehingga lu pade bisa kenalin setiap orang yang memiliki persoalan,” jelas Ahok.

Ahok memang dengan sengaja meluangkan waktunya untukk bisa mengetahui sisi lain dari Jakarta pada film yang sudah mulai diputar pada 23 Februari 2017 yang lalu. Film ini rencananya akan segera turun layan, bentar lagi.

“Kita memang nonton aja, ingin tahu. Sebab kabarnya film mau dicabut dari peredaran. Harapannya, bisa diperpanjang perputaran filmya. Kita masih mendirikan banyak bioskop pada pasar kami,” tambahnya.

“Kita lihat undercover, sebab faktanya memang kita nggak pernah tahu. Namanya juga sudah undercover. Pastinya disini realita Jakarta kan kelihatan apa aja. Karena itulah, saya ingin melihat, ini fakta kok,” pungkas Ahok.

Be Sociable, Share!