Kabar Nasional – Pamit Belajar Kelompok, Seorang Pemuda Setubuhi Pacarnya di Gubuk

 

Salah seorang pemuda yang berasal dari Kabupaten Madiun telah ditangkap oleh aparat dari Satreskrim Polres Madiun Kota dikarenakan telah dilaporkan sudah melakukan pencabulan. NC 20 tahun, dilaporkan telah mencabuli seorang siswi SMP kelas VIII yang berinisial RDR, 14 tahun. RDR merupakan warga Kec Geger, Kab Madiun.

Pelaku telah melakukan pencabulan pada RDR bertempat di gubuk yang ada di tengah sawah yang berada di Bajarejo, Kec Taman, Kota Madiun. Aipda Mashudi selaku Paur Subag Humas PoIres Madiun Kota telah mengungkapkan bahwa peristiwa pencabulan tersebut terjadi pada hari Rabu 4/1/2017 sekitar pukul 21:00 WIB. Kejadian itu berlangsung di rumah gubuk yang berada di tengah sawah Banjarejo, Taman. Pelaku telah mencabuli korban pada sebuah lincak atau kursi yang terbuat dari bambu yang berada pada gubuk tersebut.

Mashudi pun mengungkapkan bahwa hubungan pelaku dengan korban adalah pacaran. Kedua insan berlainan jenis tersebut telah berkenalan serta mengawali hubungan mereka melalui aplikasi BBM. Pada korban, pelaku telah mengaku bahwa dirinya merupakan salah satu siswa pada SMK yang ada di Madiun. Kenyataannya, pelaku merupakan seorang pengangguran serta pada KTP –nya terlah berstatus sebagai seorang mahasiswa.

“Pelaku telah mendapatkan pin BBM korban dari medsos Facebook. Dikarenakan merasa tertarik, kemudian pelaku lantas meng – invite serta ketika sudah diapprove, lantas pelaku mulai menjalin komunikasi bersama korban,” ungkap Mashudi ketika ditemui di Mapolres Madiun Kota pada Senin 16/1/2017.

Setelah saling berkenalan, keduanya pun sepakat untuk saling bertemu. Pelaku pun menjemput korban dan berpamitan pada orang tua korban akan pergi untuk belajar kelompok. Lalu pelaku membonceng korban dengan menggunakan sepeda motornya. Pelaku pun mengarahkan kendaraannya menuju gubuk yang berada di tengah sawah di Bejarejo.

Pada gubuk tersebut, pelaku lantas meminta korban agar melayaninya. Pelaku juga mengancam akan memutuskan hubungannya apabila korban tidak bersedia untuk melayaninya. Setelah melakukan hubungan terlarang itu, korban pun lantas disuruh pulang jalan kaki oleh pelaku.

Pada saat korban berjalan melewati jalan raya sendirian, orang tua korban mengetahui anaknya sedang berjalan sendirian. Merasa curiga, lantas mereka pun langsung bertanya pada korban.

“Pada orang tuanya, korban telah mengaku sudah dicabuli oleh pelaku. Lantas orang tua korban segera melaporkan kejadian tersebut pada petugas di Polsek Taman,” kata Mashudi.

Pelaku lantas dicari keberadaannya kemudian ditangkap oleh petugas. Pelaku pun mengakui segala perbuatannyadan dirinya pun bersedia untuk bertanggungjawab atas perbuatan yang sudah dilakukannya tersebut.

Be Sociable, Share!