Kabar Nasional – Pemerintah Surati ITU demi Mengamankan Slot Orbit Telkom 1

Kemenkominfo sudah mengirimkan notifikasi terkait atas slot orbit yang selama ini sudah ditempati oleh satelit Telkom 1.  Langkah ini diambil guna mengamankan slot orbit dari kemungkinan akan ditempati oleh satelit yang lainnya.

Menteri Rudiantara sudah menyampaikan bahwasannya notifikasi tersebut sudah dikirimkan kepada Internasional Telecomunication Union atau ITU pada Senin 4/9/2017 kemarin.

“Dirjen Sumber Daya Perangkat Pos dan Informatika telah mengirimkan surat pada ITU, untuk memberikan notifikasi. Nantinya, akan ditindak lanjuti pada proses administrasinya,” ungkap Rudiantara selepas menghadiri konferensi pers Telkom yang bertempat di Graha Merah Putih, Jakarta pada Selasa 5/9/2017.

Rudiantara yakin apabila garansi slot orbit tersebut akan diberikan oleh ITU. Sebab, Telkom pun juga sudah menyelesaikan kontrak satelit yang nantinya akan diluncurkan pada tahun depan.

“Sebab Telkom sudah di – secure kontrak dari tahun 2016. Itu pun menambahkan justufikasi untuk ITU supaya tak memberikan slot yang kosong kepada yang lainnya,” tambah Rudiantara.

ITU sendiri merupakan lembaga yang berada di bawah naungan dari Perserikatan Bangsa – Bangsa yang telah membidangi telekomunikasi. Terkait urusan satelit serta penentuan slot orbit, sudah menjadi salah satu kewenangan yang dimiliki oleh ITU.

Selama masih menunggu jawaban yang datang dari ITU, Telkom juga masih perlu untuk mengirimkan laporan detail yang menjelaskan tentang anomaly satelit Telkom 1. Rudiantara pun sudah meminta Telkom serta Lockheed Martin selaku produsen satelit guna melaporkan penyebab anomaly itu secara transparan. Telkom 1 telah menempati slot orbit 108 bujur timur atau tepat berada di atas wilayah Indonesia. agar bisa memperoleh slot orbit, maka upaya yang harus ditempuh tidaklah gampang. Indonesia sendiri saat ini hanya mempunyai 7 slot orbit, termasuk satu diantaranya Telkom 1 yang berada di slot 108.

Sementara itu ditempat terpisah, Alex J. Sinaga selaku Direktur Utama Telkom telah mengucapkan apabila pihaknya ingin segera mempercepat persiapan dari Telkom 4. Dirinya berjanji akan secepatnya mendatangi produsen serta peluncur satelit Telkom 4.

“Pada kontrak, Agustus 2018 memang harus diluncurkan. Kita pun akan bertemu dengan pabrikan serta peluncurnya, sekaligus juga bertanya apa bisa dipercepat. Karena lebih cepat akan lebih baik,” jelasnya.

 

About The Author